Akurat

Koperasi Merah Putih Bisa Tekan Urbanisasi dan Majukan Ekonomi Desa

Ahada Ramadhana | 30 April 2025, 23:42 WIB
Koperasi Merah Putih Bisa Tekan Urbanisasi dan Majukan Ekonomi Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi solusi konkret untuk menekan laju urbanisasi, yang selama ini menjadi salah satu persoalan utama di pedesaan.

Ia mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginginkan koperasi ini menjadi motor penggerak kemajuan ekonomi desa.

"Bayangkan, Bapak-Ibu, kalau semua desa maju dan sejahtera, tidak perlu lagi ada urbanisasi besar-besaran ke kota," ujar Bima Arya dalam keterangannya, Rabu (30/4/2025).

Bima menuturkan, Koperasi Desa Merah Putih akan memperkuat desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di sektor pangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta hasil perkebunan.

Dengan demikian, desa bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani, perajin, dan pelaku usaha lokal.

"Desa-desa ini akan menjadi sentra pertumbuhan baru. Pangannya hidup, UMKM-nya berkembang, kegiatan kreatif dan perkebunannya juga bergerak," ungkapnya.

Baca Juga: Pemerintah Tegaskan UU TNI Sudah Final, Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

Berbeda dengan unit usaha biasa, Koperasi Desa Merah Putih akan melibatkan seluruh warga desa sebagai anggota.

Konsep ini menekankan asas kebersamaan dan kekeluargaan, sehingga keuntungan koperasi dirasakan seluruh masyarakat, bukan hanya segelintir pengurus.

"Itu mimpi besar Bapak Presiden Prabowo—membangun desa yang kuat agar tidak ada lagi ketimpangan," tambah Bima.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa koperasi juga berperan dalam mendukung program-program prioritas nasional seperti swasembada pangan.

Salah satunya, koperasi bisa membantu distribusi pupuk bersubsidi agar sampai langsung ke tangan petani tanpa melalui rantai distribusi panjang.

"Pupuk tidak boleh lagi berhenti di supplier. Harus langsung ke petani. Di situlah pentingnya peran koperasi," pungkasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Laporan Ketahanan Pangan, Stok Beras Tertinggi dalam 23 Tahun

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.