Ramadan Jadi Momentum Emas bagi UMKM Kuliner Raup Cuan Besar

AKURAT.CO Ramadan selalu menjadi berkah bagi para pelaku usaha kuliner. Tak hanya soal nuansa religi dan kebersamaan, bulan puasa juga mendatangkan peluang bisnis besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Seperti yang diungkapkan Sekretaris Kementerian (Sesmen) UMKM, Arif Rahman Hakim, momen ini adalah kesempatan emas bagi pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan pendapatan.
“Tahun lalu, fenomena war takjil yang viral di media sosial membuat pengusaha UMKM bisa meningkatkan penghasilannya secara signifikan,” kata Arif melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Tahun ini, pemerintah kembali memberikan berbagai kemudahan bagi UMKM, mulai dari izin usaha, alokasi tempat dagang di area publik, hingga pengawasan kualitas produk.
Baca Juga: Menko Zulhas Desak BPOM Percepat Sertifikasi UMKM Pangan
Semua ini bertujuan agar pelaku UMKM bisa berjualan dengan nyaman dan aman selama Ramadan.
Berdasarkan data Bank Indonesia, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan.
Hal ini sejalan dengan laporan Kementerian UMKM yang mencatat sekitar 2,9 juta pengusaha kuliner di Indonesia. Sektor ini bahkan menyumbang 40,17% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas, menjadikannya subsektor dengan kontribusi terbesar.
Salah satu contoh nyata datang dari Farida, pemilik Pempek Nyai di Kota Sukabumi. Sejak merintis bisnisnya pada 2019, ia selalu mengalami lonjakan omzet saat Ramadan.
“Kalau hari biasa omzetnya sekitar Rp30-40 juta per bulan, pas Ramadan bisa naik sampai tiga kali lipat,” ujarnya.
Baca Juga: Ramadan 2025, Komisi VII Minta Pemerintah Lebih Aktif Fasilitasi UMKM
Farida mengungkapkan bahwa pempek, meski bukan makanan pokok atau khas Sukabumi, justru banyak dicari saat berbuka puasa. Bahkan, produknya sering dijadikan hampers Lebaran.
“Biasanya orang cari makanan yang segar buat Lebaran, dan banyak yang cocok dengan cuko kami,” tambahnya.
Dengan tren konsumsi yang meningkat, UMKM kuliner perlu memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Ramadan bukan sekadar bulan suci, tapi juga momen emas untuk meningkatkan bisnis dan memperluas pasar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







