Menteri Maman Pastikan Tak ada PHK di Tengah Efisiensi Anggaran

AKURAT.CO Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, memastikan bahwa pemotongan anggaran yang terjadi di kementeriannya tidak akan berdampak besar, apalagi sampai menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Seperti yang diketahui bersama, anggaran Kementerian UMKM tahun ini dipangkas sebesar Rp242 miliar, sedikit lebih kecil dari pemangkasan sebelumnya yang mencapai Rp283 miliar. Kini, anggaran yang tersedia bagi kementerian tersebut tinggal Rp220 miliar.
"Meski kena pangkas, semua masih aman saja, tidak ada rencana sama sekali kami untuk PHK," ujar Maman saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).
Baca Juga: Efisiensi Anggaran dan PHK di Lingkungan Pemerintah
Menurutnya, kebijakan efisiensi ini merupakan langkah yang diambil Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan pendapatan negara sambil tetap mengontrol pengeluaran. Selama ini, kata Maman, pemerintah lebih fokus pada pemasukan tanpa benar-benar menjaga pengeluaran.
"Kebijakan Pak Prabowo ini jelas, beliau ingin pendapatan negara meningkat, tapi pengeluarannya juga harus terkendali. Saya rasa ini kebijakan yang baik," ujarnya.
Meski ada pemangkasan anggaran, Maman menegaskan bahwa program kementeriannya tetap berjalan dan justru diarahkan untuk membuka lebih banyak lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, serta mendorong inovasi teknologi.
"Presiden sudah menegaskan bahwa program ke depan harus berfokus pada tiga hal: menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan mendorong inovasi teknologi," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







