Akurat

UMKM Harus Jadi Mitra Industri, Bukan Sekadar CSR

Demi Ermansyah | 2 Februari 2025, 23:51 WIB
UMKM Harus Jadi Mitra Industri, Bukan Sekadar CSR

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) untuk mengambil peran aktif dalam menghubungkan UMKM dengan industri besar. 

Menurutnya, saat ini keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri masih terbatas pada program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan belum berbentuk kerja sama bisnis yang konkret.  
 
“Saat ini, UMKM masih dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, bukan mitra bisnis strategis. Kami ingin mengubah pola ini. APINDO punya peran penting untuk mengikat UMKM dalam kerja sama bisnis yang lebih konkret,” kata Maman dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 APINDO di Jakarta, Sabtu (1/2/2025).  
 
 
Maman menilai, jika pola kerja sama ini tidak segera diubah, UMKM akan terus mengalami kesulitan untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Salah satu kendala utamanya adalah keterputusan (disconnectivity) antara UMKM dan rantai pasok industri.  
 
“Kita lihat negara-negara seperti China, Korea, Jepang, dan India, mereka bisa membangun ekosistem UMKM yang kuat karena ada keterhubungan dengan industri besar. Inilah yang masih jadi PR besar di Indonesia,” jelasnya.  
 
Maman berharap APINDO bisa menjadi jembatan yang mempercepat integrasi UMKM ke dalam rantai pasok industri nasional. Dengan begitu, produk UMKM bisa lebih kompetitif, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di pasar internasional.  
 
Menurutnya, ada banyak sektor yang bisa mulai menerapkan pola kerja sama ini. Ia mencontohkan industri otomotif yang sudah lebih maju dalam mengintegrasikan komponen suku cadang dari UMKM ke dalam rantai produksi mereka.  
 
Selain itu, ada juga industri oleh-oleh seperti Krisna, yang telah sukses membina UMKM lewat pendampingan mulai dari pembiayaan, pelatihan, hingga kontrol kualitas.  
 
“Ini bukti kalau pola kemitraan seperti ini bisa berhasil. Jadi kenapa tidak kita replikasi di sektor lain? Kalau kita mulai sekarang, meski berat, ini akan jadi lompatan besar bagi UMKM Indonesia,” tegas Maman.  
 
Ke depan, ia ingin agar UMKM tak lagi hanya bergantung pada program sosial perusahaan, tetapi bisa menjadi pemain utama dalam ekonomi nasional dengan dukungan yang lebih konkret dari industri besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.