Mengenal Ansor Stokis, Agregator Ekonomi UMKM Besutan GP Ansor
Demi Ermansyah | 9 Desember 2024, 23:01 WIB

AKURAT.CO Menteri UMKM Maman Abdurrahman meluncurkan platform inovatif Ansor Stokis sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, khususnya bagi kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Dengan pendekatan berbasis teknologi digital, Ansor Stokis bertujuan menjadi agregator ekonomi yang memperkuat rantai pasok kebutuhan masyarakat dari hulu ke hilir.
"Ansor Stokis memberikan ruang dan kesempatan bagi kader Ansor untuk menjadi pemasok kebutuhan masyarakat, seperti sembako dan bahan pokok lainnya. Hal ini memperkuat distribusi dan daya saing UMKM," ujar Menteri Maman dalam sambutannya di Jakarta, Senin (9/12/2024).
Dalam era digital, lanjutnya, tantangan UMKM bukan hanya soal daya saing produk, tetapi juga efisiensi distribusi dan akses pasar. "Sebab kehadiran Ansor Stokis menjadi contoh konkret bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah proses distribusi hingga ke daerah pelosok," tambahnya.
Oleh karena itu dalam rangka mendukung inisiatif ini, Kementerian UMKM bersama GP Ansor juga akan mendorong kolaborasi melalui super-apps. Diharapkan melalui platform ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai inisiatif UMKM seperti Ansor Stokis agar lebih terorganisasi di satu pintu.
Selain itu, Menteri Maman menambahkan bahwa skema pembiayaan alternatif juga tengah disiapkan untuk memfasilitasi UMKM. Salah satu yang direncanakan adalah Innovative Credit Scoring (ICS), sebuah sistem yang memanfaatkan rekam jejak keuangan pengguna tanpa memerlukan agunan.
"Dengan ICS, kedisiplinan keuangan kader GP Ansor akan menjadi aset utama dalam mendapatkan pembiayaan," tambahnya.
Senada dengan Maman, Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyebutkan bahwa Ansor Stokis tidak hanya bergerak dalam pemberdayaan ekonomi, tetapi juga memperjuangkan nilai toleransi dan keadilan ekonomi.
"Kami ingin menciptakan ekosistem ekonomi nasional yang inklusif, di mana masyarakat di akar rumput memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi," ujar Addin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








