Akurat

Kartu Start Up Prabowo-Gibran Bakal Lahirkan Banyak Pengusaha Baru

Mukodah | 8 Desember 2023, 18:00 WIB
Kartu Start Up Prabowo-Gibran Bakal Lahirkan Banyak Pengusaha Baru

 

AKURAT.CO Program kartu start up yang dibawa pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dapat melahirkan pengusaha-pengusaha baru dari kalangan muda.

Menurut Ketua Tim Relawan Prabowo-Gibran Digital Team (PRIDE), Anthony Leong, program tersebut merupakan bentuk perhatian Prabowo-Gibran dalam pengembangan bisnis untuk generasi milenial dan gen Z yang memiliki ide bisnis digital di era teknologi dan informasi saat ini.

"Karena memang bagaimanapun, Pilpres 2024 ini diisi 53 persen jumlah pemilih dan tentunya didominasi oleh kaum muda, kaum milenial dan kaum gen Z yang biasanya para pengusaha dan calon pengusaha start up. Mereka punya preferensi digital bisnis yang berkaitan dengan era teknologi dan informasi," katanya dalam keterangannya yang diterima Jumat (8/12/2023).

Anthony menjelaskan, program kartu start up diperkenalkan Prabowo-Gibran saat sebelum mendaftar ke KPU pada Rabu (25/10/2023) lalu. Ia menyebut program itu ditujukan untuk kaum muda, milenial dan gen Z serta berbasis pada inovasi dan teknologi.

Baca Juga: Perempuan Muda Nahdliyin Titip 9 Isu ke Prabowo-Gibran

Ia berharap kartu start up bisa menjangkau dan menyasar seluruh kalangan muda. Selain itu, ia juga yakin program tersebut bermanfaat dalam membuka lapangan pekerjaan baru.

"Saya harap program start up ini sangat relevan kepada anak-anak muda di zaman sekarang. Mengingat, mereka kerap terkendala modal saat ingin membuka start up atau bisnis, sehingga kami memberikan modal tersebut kepada mereka," ujarnya.

Anthony mengatakan, program kartu start up merupakan keberlanjutan dari program Presiden Joko Widodo. Prabowo-Gibran menyempurnakan dan melengkapi program yang sudah dilakukan pemerintahan Jokowi dalam mendukung dan menumbuhkan start up baru di Indonesia.

"Kami nantinya akan menyempurnakan lewat tahapan-tahapan baru. Tidak hanya kolaborasi dengan BUMN tapi juga memberikan satu ruang ekosistem swasta, bersama-sama mewujudkan misalnya 2.000 start up baru. QPI (indikator kinerja kualitas) Prabowo-Gibran adalah munculnya ribuan atau puluhan ribuan start up baru," jelasnya.

Dari hasil kajian PRIDE, lanjut Anthony, program tersebut sangat relevan dan dibutuhkan para pelaku start up serta milenial dan gen Z dalam mengembangkan usaha.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Fokus Kerja di Masa Kampanye Agar Tensi Politik Tidak Panas

"Karena pada dasarnya program ini bukan sekadar janji tapi bagaimana para PRIDE sudah mengkaji. Dan program ini akan kita pakai sebaik mungkin untuk menghadirkan solusi terbaik untuk masyarakat," katanya.

Dengan kartu start up diharapkan para pelaku usaha juga bisa menjaga keberlangsungan usahanya dengan cara melakukan perhitungan bisnis yang baik, sehingga bisnis yang dibangun bisa bertahan lama.

"Tidak hanya me-launching start up saja, kami juga berharap bisa menjaga sustainability (keberlanjutan). Harus dilandaskan dengan hitungan bisnis, bukan hanya hitungan politik semata," demikian Anthony.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK