Akurat

Suara Speaker Aktif Pecah dan Serak? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Eko Krisyanto | 18 Januari 2026, 22:34 WIB
Suara Speaker Aktif Pecah dan Serak? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya

AKURAT.CO Speaker aktif yang mengeluarkan suara pecah, serak, atau tidak jernih tentu sangat mengganggu, terutama saat digunakan untuk mendengarkan musik, menonton film, atau menunjang aktivitas kerja.

Masalah ini sering terjadi pada speaker yang sudah lama digunakan atau kurang mendapatkan perawatan.

Penyebab suara pecah bisa beragam, mulai dari kabel yang bermasalah, kesalahan pengaturan, hingga kerusakan komponen internal.

Lalu, bagaimana cara memperbaiki speaker aktif yang suaranya mulai tidak jernih? Simak penjelasan berikut ini.

Cara Memperbaiki Suara Speaker yang Pecah

Untuk mengatasi suara pecah pada speaker aktif, diperlukan pengecekan secara bertahap agar sumber masalah dapat ditemukan dengan tepat.

1. Periksa Sumber Audio

Cobalah menggunakan beberapa sumber audio berbeda, seperti ponsel, laptop, atau pemutar musik lainnya.

Gunakan file audio berkualitas tinggi, misalnya format WAV atau FLAC. Jika suara pecah hanya muncul dari satu perangkat, kemungkinan masalah berasal dari sumber audio, bukan dari speaker.

Baca Juga: ​Jacksen F Tiago Sebut MLSC Jalur Utama Menuju Timnas Putri

2. Cek Kabel dan Koneksi

Kabel yang longgar, rusak, atau konektor yang kotor sering menjadi penyebab distorsi suara. Pastikan semua kabel terpasang dengan baik dan tidak ada bagian yang terkelupas.

Bersihkan konektor dari debu atau oksidasi menggunakan cairan pembersih kontak elektronik.

3. Atur Volume dengan Bijak

Volume yang terlalu tinggi dapat menyebabkan distorsi, terutama pada speaker yang sudah menurun kualitasnya.

Turunkan volume secara bertahap dan dengarkan perbedaannya. Jika suara kembali jernih, berarti speaker mengalami overdrive akibat beban berlebih.

4. Dengarkan Berbagai Frekuensi

Putar audio dengan rentang frekuensi bass, mid, dan treble. Perhatikan pada bagian mana distorsi paling terasa. Bass yang terlalu dominan sering menyebabkan cone speaker bekerja terlalu keras sehingga memicu suara pecah.

5. Periksa Komponen Speaker

Matikan speaker dan cabut dari sumber listrik. Buka casing dan periksa kondisi fisik driver speaker. Sobekan, retakan, atau deformasi pada cone, surround, dan spider merupakan penyebab umum suara tidak jernih.

6. Uji Speaker Secara Terpisah

Jika menggunakan lebih dari satu speaker, uji masing-masing secara terpisah. Dengan cara ini, Anda dapat mengetahui apakah masalah terjadi pada satu unit tertentu atau pada keseluruhan sistem.

7. Cek Pergerakan Cone Speaker

Saat speaker mati, tekan cone secara perlahan. Jika terasa ada gesekan atau hambatan, kemungkinan voice coil atau spider mengalami kerusakan sehingga pergerakan cone tidak optimal.

Baca Juga: Bau Kandang Burung Menyengat di Sekitar Rumah? Ini Cara Mengatasinya

8. Gunakan Multimeter untuk Mengecek Voice Coil

Ukur resistansi voice coil menggunakan multimeter. Nilai resistansi yang jauh dari spesifikasi pabrik menandakan coil rusak atau terbakar, yang menyebabkan suara menjadi pecah.

9. Periksa Pengaturan Amplifier dan Equalizer

Pengaturan bass, mid, dan treble yang berlebihan juga bisa memicu distorsi. Sesuaikan equalizer secara proporsional, terutama pada frekuensi rendah yang sering membebani speaker.

10. Ganti Komponen yang Rusak

Jika ditemukan kerusakan pada cone, voice coil, atau komponen lainnya, lakukan penggantian. Sebaiknya perbaikan dilakukan oleh teknisi berpengalaman agar tidak menimbulkan kerusakan lanjutan.

11. Hindari Beban Berlebih

Pastikan daya amplifier sesuai dengan spesifikasi speaker. Hindari memutar musik pada volume maksimum dalam waktu lama karena dapat mempercepat kerusakan komponen.

12. Pertimbangkan Mengganti Speaker

Jika berbagai upaya perbaikan tidak membuahkan hasil, kemungkinan kerusakan sudah terlalu parah. Mengganti speaker dengan unit baru bisa menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan kualitas suara optimal.

Tips Merawat Speaker Agar Tahan Lama

Agar speaker tetap awet dan menghasilkan suara jernih, lakukan perawatan berikut:

Atur volume secara wajar dan hindari penggunaan berlebihan.

Bersihkan speaker secara rutin dari debu dan kotoran menggunakan kain lembut. Jauhkan speaker dari kelembapan dan suhu ekstrem.

Matikan speaker saat tidak digunakan untuk memperpanjang usia pakai.

Periksa kabel dan konektor secara berkala agar tetap dalam kondisi baik.

Simpan speaker dengan penutup jika tidak digunakan dalam waktu lama. Atur equalizer secara seimbang untuk mencegah distorsi.

Baca Juga: ​Australia Terbuka: Sempat Kesulitan, Aryna Sabalenka Bungkam Perlawanan Petenis Wildcard

Suara pecah pada speaker aktif bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pengaturan yang kurang tepat hingga kerusakan komponen internal.

Dengan pengecekan bertahap dan perawatan rutin, kualitas suara speaker dapat tetap terjaga dan usia pakainya menjadi lebih panjang.

Laporan: Lilis Anggraeni/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.