Akurat

NICE PIK2 Catat Sejarah: Tiga Tokoh Dunia Bersatu dalam Satu Panggung di Capacity Catalyst Summit 2025

Herry Supriyatna | 28 November 2025, 09:45 WIB
NICE PIK2 Catat Sejarah: Tiga Tokoh Dunia Bersatu dalam Satu Panggung di Capacity Catalyst Summit 2025

AKURAT.CO Nusantara International Convention Centre (NICE) PIK2 kembali menegaskan posisinya sebagai ikon baru MICE Indonesia.

Pekan lalu, gedung konvensi terbesar dan termodern di kawasan PIK2 itu mencatatkan sejarah dengan menjadi tuan rumah Capacity Catalyst Summit (CCS) 2025, sebuah forum kepemimpinan yang menghadirkan tiga legenda dunia dalam satu panggung yakni Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, dan pakar kepemimpinan global Dr John C Maxwell.

Acara ini juga mencatat capaian besar lain: sekitar 5.000 peserta mengikuti forum tersebut diantaranya 3.700 hadir langsung di NICE PIK2 dan 2.000 bergabung secara daring, menjadikannya salah satu pertemuan kepemimpinan terbesar di Indonesia sepanjang 2025.

Dengan format panggung tunggal yang mempertemukan tiga tokoh lintas bangsa dan lintas generasi, CCS 2025 sekaligus menempatkan NICE PIK2 dalam peta global event leadership. Momentum ini jarang terjadi bahkan di kawasan regional ASEAN.

Keberhasilan NICE PIK2 menggelar forum berskala internasional ini menunjukkan kesiapan infrastruktur MICE Indonesia untuk bersaing dengan kota-kota besar dunia.

Tidak hanya mampu menampung ribuan peserta, NICE PIK2 juga menunjukkan keunggulan teknis, mulai dari tata akustik, kapasitas hall, hingga desain ruang yang memungkinkan penyelenggaraan konferensi premium.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 28 November 2025: Waktu yang Tepat untuk Investasi?

Di panggung utama, SBY, Mochtar Riady, dan John C Maxwell tampil berurutan memberikan refleksi mendalam mengenai kepemimpinan.

SBY menekankan nilai integritas dan keberanian moral, seraya mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah tanggung jawab, bukan privilese.

“Dunia membutuhkan pemimpin yang memilih jalan yang benar, bukan jalan yang mudah,” ujar SBY.

Mochtar Riady, pada usia 97 tahun, memberikan pandangan lintas zaman mengenai kerja keras, visi jangka panjang, serta bagaimana teknologi dan Artificial Intelligence membuka peluang kepemimpinan baru.

Maxwell menegaskan esensi konsistensi sebagai kunci transformasi. “Lima hal sederhana yang dilakukan setiap hari dapat mengubah masa depan seseorang secara luar biasa,” tegas Maxwell.

Selain tiga figur besar, forum ini juga menampilkan nama-nama penting Maxwell Leadership seperti Mark Cole (CEO), Chris Robinson (Executive Vice President), hingga David Tjokrorahardjo, Presiden Maxwell Leadership Indonesia.

Tokoh inspiratif Asia Merry Riana, satu-satunya pembicara wanita di panggung utama, juga hadir dengan pesan kuat, menekankan bahwa setiap peran memiliki tujuan. “Every position has a purpose,” ungkapnya.

NICE PIK2 juga menyaksikan lahirnya rekor baru dari Alvernia Mary Liu, penulis muda usia 17 tahun yang meraih Rekor MURI atas edukasi literasi keuangan ke sekolah terbanyak.

Generasi muda lain, Rachel Grace, turut tampil membawakan harapan untuk Indonesia Emas 2045. “Dua puluh tahun dari sekarang, anak-anak inilah yang akan memimpin negeri ini,” katanya.

Capacity Catalyst Summit 2025 menandai dimulainya gerakan nasional untuk melahirkan 30 juta pemimpin transformasional, 20 persen dari angkatan kerja produktif Indonesia sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Bank Nakal Kena Semprit, Menteri Maman Siapkan Sanksi Keras Soal KUR

Melalui Maxwell Leadership Indonesia, David Tjokrorahardjo menegaskan bahwa gerakan ini tidak hanya berhenti pada forum satu hari. Ini adalah gerakan jangka panjang yang menyasar individu, organisasi, hingga level masyarakat.

Mark Cole menutup acara dengan komitmen yang menegaskan posisi Indonesia di mata dunia.
“We’ll be back, Indonesia,” ujarnya disambut tepuk tangan ribuan peserta.

Dengan suksesnya CCS 2025, NICE PIK2 tidak hanya berfungsi sebagai venue megah, tetapi telah menjadi ruang simbolik bagi gerakan kepemimpinan baru Indonesia.

Kehadiran tokoh nasional dan global dalam satu panggung memperlihatkan bagaimana Indonesia, melalui ekosistem PIK2, mampu menghadirkan forum berkualitas dunia dengan standar internasional.

Momentum ini menegaskan bahwa Jakarta, melalui NICE PIK2, siap menjadi hub kepemimpinan, inovasi, dan konferensi berskala global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.