5 Cara Bicara yang Bikin Kamu Lebih Percaya Diri Menurut Psikolog

AKURAT.CO Rasa percaya diri sering dianggap kunci sukses dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, pekerjaan, maupun hubungan sosial.
Menurut para psikolog, rasa percaya diri tidak hanya tercermin dari cara berpakaian atau prestasi, tetapi juga dari cara seseorang berbicara.
Baca Juga: Bill Gates Bicara Profesi Aman dari AI, Apa Saja Contohnya?
Gaya bicara yang tepat dapat membuat orang lain menilai kita lebih meyakinkan sekaligus membantu kita merasa lebih nyaman dalam mengekspresikan diri.
Berikut lima cara berbicara yang menurut psikolog bisa meningkatkan rasa percaya diri.
1. Gunakan Nada Suara Tegas dan Stabil
Psikolog menyebut nada suara adalah “kartu nama” pertama seseorang. Bicara dengan suara terlalu pelan bisa memberi kesan ragu-ragu, sementara nada yang terlalu keras justru bisa dianggap agresif.
Kuncinya ada pada suara yang tegas, stabil, dan jelas. Dengan begitu, orang lain akan menangkap sinyal bahwa kamu yakin pada apa yang kamu ucapkan.
2. Atur Kecepatan Bicara
Banyak orang tanpa sadar bicara terburu-buru ketika gugup. Padahal, menurut penelitian psikologi komunikasi, bicara terlalu cepat bisa membuat lawan bicara sulit memahami maksudmu.
Cobalah berbicara dengan tempo sedang dan beri jeda singkat pada titik-titik penting. Selain membuatmu terdengar lebih percaya diri, ini juga memberi waktu bagi pendengar untuk mencerna informasi.
3. Pilih Kata yang Sederhana dan Jelas
Sering kali rasa tidak percaya diri membuat seseorang menambahkan banyak kata pengisi seperti “eee…”, “hmmm…”, atau “anu”. Menurut psikolog, hal ini membuat pesan terdengar kurang matang.
Gunakan kalimat sederhana, langsung pada inti, dan pilih kata-kata yang jelas. Semakin mudah dimengerti, semakin besar pula kemungkinan orang lain melihatmu sebagai pribadi yang meyakinkan.
4. Jaga Kontak Mata yang Seimbang
Kontak mata adalah salah satu bahasa tubuh paling kuat dalam komunikasi. Menatap lawan bicara saat berbicara akan memberi kesan bahwa kamu tulus dan percaya diri.
Namun, penting untuk menjaga keseimbangan: jangan menatap terlalu lama hingga terasa menekan, dan jangan pula terlalu sering mengalihkan pandangan. Kontak mata yang wajar menunjukkan bahwa kamu hadir sepenuhnya dalam percakapan.
5. Latih Bahasa Tubuh yang Mendukung
Menurut psikolog, komunikasi tidak hanya datang dari kata-kata, melainkan juga bahasa tubuh. Posisi tubuh tegak, bahu terbuka, serta gestur tangan ringan saat menekankan poin penting akan membuat kata-katamu terdengar lebih kuat.
Hindari menyilangkan tangan atau menggoyangkan kaki, karena itu bisa terbaca sebagai tanda gugup atau menutup diri.
Membangun rasa percaya diri tidak bisa dilakukan dalam semalam. Namun, dengan melatih lima cara berbicara di atas, kamu bisa mulai menumbuhkan keyakinan diri sekaligus meninggalkan kesan positif pada orang lain.
Psikolog menekankan bahwa semakin sering kamu melatih gaya bicaramu, semakin besar kemungkinan kepercayaan diri itu tumbuh secara alami.
Jadi, mulai sekarang perhatikan cara bicaramu, karena dari situlah banyak orang menilai siapa dirimu sebenarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









