Akurat

Hati-hati! 8 Sikap Sepele Ini Bisa Bikin Kamu Tampak Kurang Percaya Diri

Dani Zahra | 26 Agustus 2025, 23:42 WIB
Hati-hati! 8 Sikap Sepele Ini Bisa Bikin Kamu Tampak Kurang Percaya Diri

 

AKURAT.CO Banyak orang nggak sadar kalau sikap sepele sehari-hari bisa bikin kamu jadi tampak kurang percaya diri.

Padahal, bukan hanya kata-kata, tapi juga cara kita bersikap di depan umum sering jadi tolok ukur seberapa percaya diri kita.

Menurut psikologi, ada beberapa kebiasaan sederhana yang tampak sepele, tapi kalau dilakukan terus-menerus bisa membuat orang mengira kamu kehilangan harga diri.

Baca Juga: Sisi Lain dari Kebiasaan Menyenangkan Orang Lain, Menurut Psikologi

Karena itu, penting buat lebih peka sama perilaku kecil yang sering kita lakukan tanpa sadar.

Mulai dari cara bicara, bahasa tubuh, sampai kebiasaan sehari-hari, semuanya bisa membentuk citra diri di mata orang lain.

Nah, berikut ini delapan sikap sepele menurut psikologi yang sebaiknya kamu hindari supaya nggak dianggap kehilangan harga diri.

1. Suka Menjatuhkan Diri Sendiri Lewat Candaan

Ada orang yang hobinya melucu dengan cara merendahkan diri sendiri. Sekali-dua kali mungkin terlihat lucu, tapi kalau terus-terusan, orang lain justru akan percaya kalau kamu benar-benar serendah itu.

Otakmu pun merekam kata-kata itu, walaupun kamu ucapkan sambil bercanda. Jadi, hati-hati ya.

2. Terlalu Sibuk dengan Ponsel Saat Bersama Orang

Bayangin lagi makan bareng teman tapi mata terus menatap layar, bukan ngobrol. Itu bikin orang lain merasa tidak penting.

Menurut psikolog Sherry Turkle, percakapan langsung jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar scroll notifikasi.

3. Kebiasaan Minta Maaf untuk Hal-Hal Kecil

 Ucapinmaafterus-menerus, bahkan untuk hal sepele, bisa memberi kesan kalau kehadiranmu mengganggu.

 Coba ganti dengan kalimat positif, misalnyaTerima kasih sudah menunggudaripadaMaaf aku telat.” Lebih sopan, tapi tetap percaya diri.

 4. Diam Saja Saat Hakmu Direbut

 Ada yang nyerobot antrean, tapi kamu cuma pasrah. Sekali dua kali mungkin oke, tapi kalau jadi kebiasaan, orang lain akan anggap kamu mudah diremehkan.

 Nggak perlu marah, cukup bilang, “Maaf, saya yang duluan.” Simpel tapi tegas.

 5. Menertawakan Ejekan Orang

Banyak yang memilih ketawa saat diledek biar suasana cair. Tapi, tanpa sadar, itu sama saja memberi izin orang lain untuk terus mengulanginya.

Kamu boleh tetap santai, tapi jangan ragu bilang, “Aku kurang suka kalau dijadikan bahan bercandaan.”

6. Bahasa Tubuh yang Tertutup

Menyilangkan tangan, menunduk, atau menghindari tatapan mata bisa bikin orang lain menilai kamu kurang percaya diri.

Padahal, postur terbuka bukan hanya mengubah cara orang melihatmu, tapi juga bikin mood lebih positif.

7. Membatalkan Perkataan Sendiri

Menurutku ide ini bagus… eh, ya nggak tahu juga sih, lupakan aja.” Kalimat seperti itu bikin orang ragu pada suaramu sendiri.

Kalau sudah ngomong, jangan buru-buru menarik kembali. Lebih baik tenang, sampaikan, lalu biarkan orang lain menilainya.

8. Membiarkan Rasa Tidak Hormat Terus Berulang

Kalau ada yang sering motong omonganmu atau ambil barangmu tanpa izin, tapi kamu diam saja, itu bisa jadi sinyal kalau kamu mudah disepelekan.

Tanggapi dengan cara sopan tapi jelas, misalnya, “Tolong biarkan aku selesai bicara dulu,” atauSebaiknya izin dulu sebelum meminjam.”

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D