Akurat

Ternyata Ini Alasan Anda Marah Saat Disalip Mobil Lain Menurut Psikologi: Bukan Sekedar Emosi

Rahmat Ghafur | 18 Juni 2025, 17:00 WIB
Ternyata Ini Alasan Anda Marah Saat Disalip Mobil Lain Menurut Psikologi: Bukan Sekedar Emosi

AKURAT.CO Pernah merasa emosi mendadak memuncak ketika mobil lain menyalip Anda di jalan? Ternyata, reaksi itu bukan sekadar perkara disalip melainkan respons psikologis yang berakar dari kebutuhan dasar manusia akan kendali dan harga diri.

Menurut psikologi, tubuh Anda merespons manuver itu seolah sebuah serangan terhadap "wilayah pribadi".

Baca Juga: Pemerintah Kawal Ekspor Kayu Lapis RI Hadapi Penyelidikan AS

Mobil dianggap sebagai ruang aman, dan saat pengemudi lain masuk terlalu dekat atau melaju lebih cepat, otak menginterpretasikannya sebagai ancaman. Respons alami seperti marah, tersinggung, atau bahkan ingin membalas, muncul sebagai bentuk pertahanan diri.

Apalagi jika Anda sedang stres, lelah, atau merasa hari Anda buruk emosi tersebut bisa dengan cepat meledak.

Situasi makin runyam bila Anda menafsirkan aksi menyalip itu sebagai tantangan atau pelecehan terhadap kemampuan mengemudi Anda.

Beberapa pengemudi merasa "kalah" saat kendaraan lain mendahului mereka.

Tak jarang, ini memicu naluri kompetitif dan keinginan untuk membalas dengan cara serupa. Padahal, menanggapi dengan agresi bisa memperburuk keadaan dan membahayakan keselamatan.

Tetap Tenang di Jalan, Begini Caranya

1. Sadari emosi Anda 

Akui perasaan kesal itu, lalu tanyakan: apakah reaksi ini sebanding dengan situasi?

2. Ubah perspektif

Mungkin pengemudi lain tak sengaja atau sedang tergesa-gesa karena alasan darurat.

Baca Juga: Tes Psikologi: Pilih Gedung Favoritmu dan Temukan Fobia Terbesarmu dalam 40 Detik

3. Fokus pada diri sendiri

Kendalikan yang bisa Anda kontrol: kecepatan, musik, dan rute perjalanan.

4. Ingat, Anda tak kenal mereka

Tidak perlu membuktikan apa pun ke orang asing di balik kemudi mobil lain.

5. Tinggalkan ‘mental balapan’

Jalan raya bukan arena kompetisi. Keselamatan jauh lebih penting dari gengsi.

Marah karena disalip bukan hal memalukan itu manusiawi. Namun, mengenali dan mengelola respons emosional di balik kemudi adalah kunci menjadi pengemudi yang cerdas dan tenang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D