Tema Natal 2024 Resmi Ditetapkan PGI dan KWI: Penuh Makna dari Ayat Alkitab!

AKURAT.CO Tema Natal 2024 telah ditetapkan bersama Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
Tema Natal 2024 diangkat dari salah satu penggalan ayat dalam Alkitab, yang menjadi pedoman utama bagi gereja-gereja di seluruh Indonesia dalam menyelenggarakan perayaan Natal.
KWI bersama PGI menetapkan tema untuk perayaan Natal 2024, yaitu "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem".
Ketua Umum Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono, menjelaskan bahwa tema ini diambil dari ayat Alkitab Lukas 2:15.
Baca Juga: Libur Nataru 2024 Tiba, Simak 8 Tips Menghindari Kemacetan Selama Liburan Natal dan Tahun Baru
Dikutip dari situs PGI, Selasa (24/12/2024), berikut ini penjelasan dari makna tema Natal 2024 nasional yang telah ditetapkan.
Tema Natal 2024
Ketua Umum Perayaan Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono, mengumumkan bahwa perayaan Natal Nasional tahun ini akan digelar pada Sabtu, 28 Desember 2024, di Indonesia Arena yang berlokasi di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
“Puncak perayaan Natal Nasional 2024 akan diadakan pada tanggal 28 Desember di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta,” ucapnya.
Tema Natal Nasional 2024 telah ditetapkan sebagai panduan utama bagi perayaan Natal di seluruh gereja di Indonesia.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Kegiatan Islami di Libur Natal Cuti Bersama
Selain itu, setiap gereja akan menyesuaikan dengan subtema masing-masing untuk perayaan mereka.
Thomas Djiwandono menyatakan bahwa tema Natal Nasional 2024 adalah "Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem." Tema ini diambil dari penggalan ayat Alkitab, Lukas 2:15.
Adapun bunyi dari ayat Lukas 2:15 adalah 'Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka dan kembali ke surga, gembala-gembala itu berkata seorang kepada yang lain: 'Marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita'.
Tema Natal 2024 ini juga menggambarkan tiga pesan utama yang ingin disampaikan dalam perayaan Natal.
Maknanya meliputi refleksi atas nilai-nilai pengharapan, kesederhanaan, dan damai sejahtera.
“Pertama, menjadi refleksi atas nilai-nilai pengharapan kesederhanaan dan damai sejahtera. Kedua, kesederhanaan adanya lampin kandang domba ada yang gembala, ada yang raja, dan bahkan ada yang suci namun menjadi sederhana,” jelasnya.
Selain itu, tema ini juga menekankan inklusivitas, yaitu mengajak seluruh umat manusia untuk bersukacita atas kelahiran Juru Selamat tanpa memandang status sosial.
Tema tersebut juga mendorong di mana sukacita Natal tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga melibatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Itulah penjelasan lengkap mengenai tema Natal 2024 yang sebentar lagi akan dirayakan oleh seluruh umat Kristiani. Selamat Natal!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







