Akurat

Blunder Artinya Apa? Bongkar Makna Sebenarnya di Sini!

Rahmat Ghafur | 19 Oktober 2025, 21:54 WIB
Blunder Artinya Apa? Bongkar Makna Sebenarnya di Sini!

AKURAT.CO Kata blunder sering kali terdengar dalam berbagai konteks, mulai dari dunia olahraga, politik, hingga kehidupan sehari-hari.

Namun, tahukan kamu makna sebenarnya dari istilah blunder ini? Pasalnya, kosakata ini sering dianggap dengan kesalahan biasa, padahal blunder memiliki konotasi yang lebih spesifik dan seringkali lebih fatal.

Mari simak makna sebenarnya, asal-usul, dan contoh penggunaan kosakata blunder yang kini menjadi kosakata yang popular di Indonesia.

Baca Juga: Apa Itu 'Kalcer'? Asal-Usul, Makna, dan Fenomena Sosial di Balik Istilah Gaul Anak Muda yang Lagi Viral

Blunder Artinya Apa? Ini Definisi dan Maknanya

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI), blunder diartikan sebagai kesalahan serius yang sangat memalukan atau menunjukan kebodohan yang dilakukan suatu individu.

Namun, jika dilihat dari pemakaiannya yang lebih luas, istilah blunder memuat arti yang jauh lebih dalam daripada sekadarmelakukan kesalahan”:

1. Kesalahan Besar dan Memalukan:

Blunder mengacu pada kekeliruan serius yang timbul akibat kelalaian, kurangnya pemikiran matang, atau ketidaktahuan yang seharusnya bisa dihindari. Dampaknya sering kali besar, merugikan, dan menimbulkan rasa malu.

2. Kesalahan Konyol:

Ini adalah jenis kesalahan yang tampak bodoh atau sepele jika diamati orang lainterutama jika dilakukan oleh seseorang yang dianggap berpengalaman atau ahli di bidangnya.

3. Kesalahan yang Mengubah Arah Situasi:

Dalam dunia kompetisi, seperti olahraga, blunder bisa berarti tindakan keliru yang langsung mengubah jalannya pertandingan dan memberi keuntungan besar bagi pihak lawan.

Jadi, blunder bukan cuma perkara kecil seperti salah ketik atau lupa barang. Ia adalah kesalahan fatal yang lahir dari kebodohan sesaat dan bisa membawa dampak besar.

Contoh Pemakaian Kosakata Blunder

Istilah blunder kini telah berbaur dalam bahasa sehari-hari di Indonesia dan sering muncul di berbagai bidang, terutama dua ranah berikut:

1. Dunia Olahraga (Terutama Sepak Bola)

Dalam konteks olahraga, kata blunder paling akrab digunakan untuk menggambarkan kesalahan fatal di lapangan.

Makna: Sebuah kekeliruan besar yang dilakukan pemain atau penjaga gawang, yang langsung berakibat pada kebobolan atau hilangnya peluang mencetak gol.

Contoh: "Kiper itu melakukan blunder saat menangkap bola yang seharusnya mudah, sehingga bola lepas dan striker lawan dengan mudah mencetak gol."

2. Dunia Sosial dan Politik

Di ranah sosial maupun politik, blunder menggambarkan tindakan atau ucapan yang keliru dan berdampak pada reputasi seseorang atau institusi.

Makna: Ucapan publik atau keputusan strategis yang kurang pertimbangan sehingga menimbulkan kesan tidak profesional, tidak sensitif, atau merugikan citra diri.

Contoh: “Komentar pejabat itu soal kondisi ekonomi dianggap blunder politik karena tidak sesuai realita dan memicu kritik tajam.”

3. Blunder dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, blunder sering muncul dalam bentuk kesalahan sepele namun berujung pada situasi memalukan atau merugikan diri sendiri.

Makna: Tindakan ceroboh atau keputusan spontan yang tidak dipikir matang, sehingga menimbulkan hasil yang tidak diinginkan.

Contoh: “Ia melakukan blunder saat presentasi dengan salah menyebut nama bos di depan seluruh tim.

Kesimpulan

Dari berbagai konteks penggunaannya, blunder tidak bisa disamakan dengan kesalahan biasa.

Istilah ini menggambarkan kekeliruan besar yang lahir dari kecerobohan, kurangnya pertimbangan, atau ketidaktahuan, dan hampir selalu menimbulkan dampak signifikan baik dalam bentuk kerugian, rasa malu, maupun rusaknya reputasi.

Baik di dunia olahraga, politik, maupun kehidupan sehari-hari, blunder menjadi pengingat bahwa satu keputusan kecil yang keliru bisa berujung besar.

Karena itu, memahami arti blunder bukan hanya soal mengenal kata, tapi juga soal belajar berhati-hati agar tidak terjebak dalam kesalahan fatal yang sama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D