Akurat

5 Rekomendasi Kegiatan Islami di Libur Natal Cuti Bersama

Fajar Rizky Ramadhan | 24 Desember 2024, 07:00 WIB
5 Rekomendasi Kegiatan Islami di Libur Natal Cuti Bersama

AKURAT.CO Libur Natal dan cuti bersama sering menjadi momen yang dinanti banyak orang. Sebagai seorang Muslim, kesempatan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal ibadah dan kegiatan positif yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Dalam perspektif Islam, waktu luang bukan hanya sekadar jeda dari aktivitas harian, tetapi juga peluang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Dua nikmat yang sering dilupakan oleh manusia adalah kesehatan dan waktu luang" (HR. Bukhari).

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa kegiatan Islami yang bisa dijadikan pilihan untuk mengisi liburan ini.

Salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak membaca dan memahami Al-Qur'an.

Di tengah kesibukan sehari-hari, banyak Muslim yang merasa sulit untuk meluangkan waktu khusus untuk tadabbur Al-Qur'an.

Libur panjang adalah waktu yang tepat untuk mendalami makna ayat-ayat suci, baik secara individu maupun bersama keluarga.

Baca Juga: Belajar Toleransi dari Nabi Muhammad SAW saat Tiba Perayaan Natal

Membaca tafsir dari ulama terpercaya dapat menambah wawasan dan memperkuat keimanan. Selain itu, menghafal beberapa surat pendek juga dapat menjadi target sederhana namun bermakna.

Selain memperdalam Al-Qur'an, kegiatan sosial seperti bersedekah dan membantu sesama juga memiliki nilai yang sangat tinggi dalam Islam.

Momen liburan sering kali memberikan peluang untuk lebih terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

Anda dapat mengunjungi panti asuhan, membantu kaum dhuafa, atau berpartisipasi dalam program bakti sosial di sekitar lingkungan.

Dalam Islam, sedekah bukan hanya berbentuk materi, tetapi juga meliputi amal yang bermanfaat bagi orang lain, seperti berbagi ilmu, memberikan nasihat yang baik, atau sekadar senyuman.

Menghabiskan waktu bersama keluarga juga bisa menjadi aktivitas Islami yang penuh berkah.

Dalam Al-Qur'an, banyak ayat yang menekankan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan (silaturahmi).

Gunakan libur ini untuk mempererat kasih sayang dengan keluarga melalui aktivitas bersama, seperti shalat berjamaah, diskusi keagamaan, atau bahkan sekadar makan bersama sambil membahas nilai-nilai Islam.

Dengan cara ini, liburan menjadi lebih bermakna karena bukan hanya mempererat hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga mendekatkan mereka kepada Allah SWT.

Bagi yang ingin menenangkan pikiran sekaligus memperkuat hubungan dengan alam, rekreasi Islami juga dapat menjadi pilihan.

Misalnya, mengunjungi tempat-tempat yang mengingatkan pada kebesaran ciptaan Allah, seperti pantai, gunung, atau taman.

Ketika berada di alam, seorang Muslim dianjurkan untuk merenungkan ayat-ayat kauniyah—tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.

Rasulullah SAW sendiri sering menyempatkan diri untuk berkontemplasi di alam, seperti yang terjadi di Gua Hira sebelum beliau menerima wahyu pertama.

Baca Juga: Doa Saat Liburan Natal dan Tahun Baru

Terakhir, liburan juga bisa diisi dengan memperdalam ilmu agama melalui kajian atau seminar keislaman. Banyak lembaga dan masjid yang mengadakan program khusus selama liburan.

Mengikuti kajian dapat memperkaya pemahaman tentang Islam sekaligus memperluas jaringan dengan saudara seiman. Imam Syafi’i pernah berkata, “Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga kamu, sedangkan harta, kamu yang harus menjaganya.”

Dengan memanfaatkan libur Natal dan cuti bersama untuk berbagai kegiatan Islami, seorang Muslim dapat menjadikan waktu luang ini sebagai ladang pahala dan sarana meningkatkan kualitas iman.

Tidak hanya memberikan ketenangan jiwa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang akan terus berdampak dalam kehidupan sehari-hari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.