9 Trik Mendapatkan Pekerjaan untuk Lulusan Baru

AKURAT.CO Sekarang ini mendapatkan lowongan pekerjaan merupakan kegiatan yang sulit. Kurangnya pertumbuhan lapangan pekerjaan baru, ditambah dengan semakin meningkatnya jumlah fresh graduate maka terjadi persaingan yang sangat ketat.
Bahkan untuk mendapatkan pekerjaan seperti di kota besar, maka satu posisi lowongan pekerjaan biasanya terjadi persaingan antara ratusan hingga ribuan orang yang melamar. Akibatnya semakin kecil kemungkinan kamu diterima untuk di suatu perusahaan.
Ketika kamu baru lulusan sekolah atau kuliah tentunya masih bingung bagaimana mendapatkan pekerjaan. Saat itu kamu akan bertemu dengan kandidat pelamar pekerjaan lain dengan latar belakang dan keterampilan berbeda.
Ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan agar memiliki peluang yang lebih baik untuk mendapatkan pekerjaan. Kamu harus mempertimbangkan beberapa langkah di bawah ini dari membuat surat lamaran pekerjaan hingga bagaimana menarik HRD agar mewawancara kamu
Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa langkah untuk dapatkan lowongan pekerjaan untuk fresh graduate, diantaranya adalah:
1. Manfaatkan website / aplikasi lowongan kerja online
Perkembangan teknologi yang semakin meningkat memudahkan dalam mengakses segala informasi. Sehingga sekarang ini untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan menjadi lebih mudah dibandingkan jaman dahulu.
Sekarang ini sudah banyak aplikasi lowongan kerja yang yang menawarkan banyak iklan kesempatan kerja pada perusahaan besar maupun kecil.
Salah satu aplikasi yang terkenal adalah Glints. Di aplikasi tersebut kamu bisa menemukan berbagai iklan lowongan kerja yang bisa kamu sesuaikan dengan minat.
Agar kamu tidak repot membuka setiap lowongan pekerjaan, maka kamu bisa menggunakan fitur filter dalam mencari pekerjaan, dari bidang yang kamu kuasai, jabatan atau posisi yang akan kamu lamar, hingga gaji yang ditawarkan bisa kamu lakukan, sehingga mesin akan menyaring informasi tersebut.
2.Tanyakan kepada alumni yang sudah bekerja
Sulitnya mendapatkan pekerjaan tentunya membuat kamu harus aktif dalam mencari informasi lapangan pekerjaan. Artinya meski banyak iklan lowongan pekerjaan untuk suatu posisi tentunya memiliki persaingan yang tinggi.
Untuk itu, kamu harus rajin mencari informasi lowongan kerja kepada siapa pun. Cara mencari pekerjaan berikutnya dengan menanyakan informasi lowongan kepada alumni sekolah atau teman sekolah atau kampus yang telah bekerja.
3. Pergi ke bursa kerja
Langkah lain yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan adalah dengan mengunjungi bursa kerja atau job fair. Ketika kamu baru lulus dan menjadi fresh graduate dimana belum memiliki pengalaman dan keahlian, maka kamu bisa mencoba cara ini.
Sedikit tip, saat pergi ke bursa kerja, ada baiknya membawa lamaran sebanyak-banyaknya. Tapi jangan sembarangan memasukan semua pekerjaan yang ditawarkan.
Kamu hanya perlu mencari pekerjaan yang cocok dengan latar belakang pendidikan atau keahlian.
4. Mengikuti Walk in Interview atau panggilan wawancara
Proses selanjutnya harus kamu lalui untuk mendapatkan pekerjaan adalah Walk in interview atau sesi wawancara. Untuk ke tahap ini bukanlah langkah yang mudah.
Banyaknya persaingan diantara pelamar kerja membuat kamu harus memanfaatkan tahapan interview dengan maksimal.
Karena tak semua pelamar mendapatkan kesempatan melalui tahapan ini.
Salah satu saran yang harus kamu lakukan, jangan pernah terlambat ketika kamu akan melakukan sesi wawancara. Lebih baik seorang pelamar menunggu dari pada manajer HRD menunggu kehadiran kamu.
5. Kunjungi bursa kerja legal
Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi (Kemenakertrans) kerap membuka bursa kerja. Bursa kerja yang dilakukan oleh pihak pemerintah ini biasanya akurat dan semua informasinya dapat dipercaya dan bertanggung jawab.
Ini akan membantu kamu menghindari perusahaan yang dicurigai melakukan penipuan berkedok lowonga kerja. Hal ini kerap terjadi ketika kamu dipanggil, maka pihak interwier meminta sejumlah uang.
6. Berpartisipasi dalam program magang
Cara lain untuk mendapatkan pekerjaan dengan cepat adalah dengan mengikuti program magang. Meski bekerja magang tidak menghasilkan pendapatan yang sama dengan pegawai.
Tetapi dengan mengikuti program magang maka kamu akan memiliki pegalaman baru dalam dunia professional. Selain itu, kamu juga dapat meningkatkan soft skill dan teknis skill yang harus kamu miliki.
Seringkali, pemberi kerja lebih memilih lulusan baru yang memiliki pengalaman kerja sebelumnya dibandingkan kandidat yang tidak memiliki pengalaman.
Jadi ketika kamu fresh graduate alangkah baiknya kamu tidak terlalu orientasi terhadap gaji yang akan kamu dapatkan.
7. Buatlah CV yang menarik
Jika kamu ingin menarik perhatian manajer HR, surat lamaran dan CV kamu harus semenarik mungkin. Jika surat lamaran kamu buat biasa saja, dan kamu kalah dengan pelamar yang lain, maka kemungkinan kamu dipanggil untuk wawancara semakin berat.
Dengan membuat CV yang bagus, kamu setidaknya bisa selangkah lebih maju dari kandidat lainnya. Tidak ada salahnya menggunakan berbagai jenis resume yang disediakan oleh pembuat resume online.
8. Ciptakan brand personal
Di era digital saat ini, menciptakan personal branding secara online sangatlah penting. Tidak jarang perusahaan melaku kan pemeriksaan latar belakang untuk memilih kandidat terbaik.
Misalnya, kamu dapat berbagi pengalaman profesional di LinkedIn, atau membuat konten video tentang pengetahuan yang telah kamu pelajari dan mengunggahnya ke jejaring sosial.
9. Ambil kursus untuk meningkatkan keterampilan
Seiring berjalannya waktu, tidak heran jika keterampilan-keterampilan baru mulai bermunculan seperti SEO, manajemen proyek, IT, dll.
Jika kamu kesulitan mencari pekerjaan, coba pikirkan bagaimana meningkatkan keahlian kamu untuk menunjang pekerjaan.
Sehingga kamu memiliki keahlian lebih dibandingkan dengan kandidat pelamar lain.
Selama kamu masih pekerjaan, maka kamu bisa menjalani sekolah khusus atau kursus untuk menambah nilai plus, seperti bahasa Inggris, pengusaan teknologi, penguasaan media sosial, dll. Sehingga perusahaan memandang kamu memiliki kelebihan lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









