AKURAT.CO Banyak pencari kerja merasa bingung dan frustrasi karena tak kunjung mendapat panggilan interview, meski sudah mengirimkan banyak lamaran. Kondisi ini umum terjadi dan biasanya disebabkan oleh beberapa faktor yang sebenarnya bisa diperbaiki.
Pertama, CV dan surat lamaran belum menarik perhatian HRD.
Perusahaan menerima ratusan lamaran setiap hari, sehingga dokumen yang tidak rapi, terlalu umum, atau tidak relevan dengan posisi yang dilamar bisa langsung terlewat.
Pastikan CV kamu ringkas, menonjolkan pengalaman dan keterampilan yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan, serta menggunakan format profesional.
Kedua, lamaran tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.
Banyak pelamar mengirimkan CV ke berbagai posisi tanpa membaca kriteria lowongan dengan teliti.
Akibatnya, HRD menganggap kandidat tidak memenuhi syarat dasar, seperti pengalaman kerja, pendidikan, atau kemampuan teknis tertentu.
Ketiga, kurangnya personalisasi dalam surat lamaran. Surat yang tampak generik atau hasil salin-tempel dari internet membuat perekrut merasa kurang yakin dengan motivasi pelamar.
Tulis surat lamaran yang menunjukkan ketertarikan dan pemahaman kamu terhadap perusahaan tersebut.
Selain itu, kesalahan kecil seperti salah menulis nama perusahaan, ejaan, atau format email yang tidak profesional juga bisa menjadi alasan kamu tidak dipanggil interview.
Agar peluang lebih besar, pastikan kamu meningkatkan kualitas lamaran, memperbarui profil LinkedIn, dan aktif mencari informasi lowongan yang relevan dengan keahlianmu.
Dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, peluang untuk mendapatkan panggilan interview pun akan meningkat.
Dinda NS (Magang)