Akurat

AGTC Unisma Bekasi: Tips Jadi Konten Kreator Sukses dan Raup Cuan Ala Tole Sutrisno

Arief Rachman | 4 Oktober 2024, 15:58 WIB
AGTC Unisma Bekasi: Tips Jadi Konten Kreator Sukses dan Raup Cuan Ala Tole Sutrisno

AKURAT.CO Profesi konten kreator kini semakin digemari oleh generasi milenial dan Gen Z, terutama di kalangan mahasiswa dan pelajar.

Hal ini terlihat jelas dalam acara Akurat Goes To Campus (AGTC) yang digelar di Kampus Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi, Kamis (3/10/2024).

Sebanyak 150 mahasiswa dari berbagai jurusan memadati Aula Pasca Sarjana, Gedung I Unisma Bekasi, untuk mengikuti pelatihan jurnalistik bertajuk "Menjadi Jurnalis Video Hebat Dalam 120 Menit."

Acara ini diselenggarakan oleh Akurat.co bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisma Bekasi serta disponsori oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Baca Juga: Polisi Pastikan Tak Ada Pelanggaran Kode Etik Terkait Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi

CEO TA PRO Music & Publishing, Tole Sutrisno, yang menjadi pembicara utama, berbagi tips bagaimana menjadi konten kreator sukses sekaligus meraih cuan.

Tole pertama-tama mengajak mahasiswa untuk memahami perbedaan antara jurnalis video dan konten kreator.

“Jurnalis video melakukan kegiatan jurnalistik dengan merekam, mengedit, dan menyebarkan gambar atau video, sementara konten kreator memproduksi beragam konten digital, termasuk informasi tertulis, audio, dan visual,” jelas mantan wartawan senior Grup Jawa Pos ini.

Meski berbeda, Tole menekankan bahwa jurnalis video dan konten kreator memiliki kesamaan, yakni sama-sama memproduksi sesuatu untuk disebarluaskan kepada publik.

“Konten kreator adalah pengembangan dari jurnalis video dengan basis media platform digital,” tuturnya.

Baca Juga: BPKH Limited Luncurkan Produk Bumbu Kampoeng untuk Konsumsi Haji dan Umrah

Tole kemudian mengungkap rahasia meraih cuan sebagai konten kreator. Menurutnya, ada empat sumber utama pendapatan, yakni endorse dan promosi berbayar, Adsense, undangan acara (event invitation), dan penjualan merchandise.

“Peluang cuan bisa didapatkan dari platform seperti YouTube dan TikTok,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, mahasiswa bisa memperoleh pendapatan dari YouTube melalui Google AdSense atau iklan bagi channel yang sudah dimonetisasi.

Di TikTok, cuan dapat diraih melalui konten bersponsor atau unggahan video yang mengikuti tren viral dan konsisten berpartisipasi dalam tantangan TikTok.

Tole juga menyarankan untuk menggabungkan YouTube dan TikTok sebagai strategi promosi yang saling mendukung, sehingga pendapatan yang dihasilkan bisa lebih besar.

“Jadikan TikTok sebagai sarana promo untuk konten yang ada di YouTube. Keduanya memiliki potensi yang saling berkaitan dan bisa mengcreate revenue lebih maksimal,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.