Akurat

78 Tahun Berdiri, Inilah Sejarah Tupperware yang Resmi Ajukan Bangkrut

Shalli Syartiqa | 19 September 2024, 15:52 WIB
78 Tahun Berdiri, Inilah Sejarah Tupperware yang Resmi Ajukan Bangkrut

AKURAT.CO Perusahaan asal Amerika Serikat, Tupperware Brands, mengajukan kebangkrutan ke Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Delaware, pada Selasa (17/9/2024).

Dilaporkan, perusahaan ini memiliki utang sebesar 812 juta dolar AS (sekitar Rp 12,4 triliun).

Meskipun rencana kebangkrutan ini belum sepenuhnya final, Tupperware berupaya untuk tetap melayani pelanggan selama proses tersebut berjalan.

Sehubungan dengan itu, ketahui berikut sejarah Tupperware yang telah dikutip dari laman resminya.

Sejarah Tupperware

Produk Tupperware pertama kali diperkenalkan pada 1940-an di Massachusetts, AS, oleh ahli kimia Earl S. Tupper.

Tupper, yang awalnya bekerja di perusahaan berbasis inovasi, menemukan cara untuk memurnikan ampas biji hitam polyethylene bahan dasar plastik menjadi plastik yang fleksibel, kuat, tidak berminyak, bening, aman, ringan, dan tidak berbau.

Pada 1938, ia mendirikan perusahaannya sendiri, Earl S. Tupper Company, dan mematenkan produk plastiknya dengan nama Poly-T.

Baca Juga: Sederet Fakta Menarik YouTuber Speed ke Kota Tua, Masuk Rumah Hantu Hingga Cicipi Nasi Padang

Setelah masa Depresi Besar (1929-1939), Tupper terinspirasi membuat wadah plastik kedap udara untuk membantu keluarga menghemat makanan selama perang.

Pada 1946, ia meluncurkan produk pertama berupa wadah penyimpan makanan Wonderlier Bowl dan Bell Tumbler.

Tupperware mempopulerkan bisnisnya melalui metode Tupperware Home Party atau Tupperware Party yang dipelopori oleh Brownie Wise.

Wise mempromosikan produk ini dengan mengadakan pesta di rumah-rumah, di mana peralatan yang digunakan adalah produk Tupperware.

Baca Juga: Profil IshowSpeed, YouTuber Kondang Asal AS yang Berkunjung ke Kota Tua

Pada 1950-an, merek Tupperware dipatenkan dan Brownie Wise diangkat sebagai Wakil Presiden Pemasaran.

Sejak 1960-an, produk Tupperware berkembang dan mulai dijual di Eropa, Amerika Tengah, Amerika Selatan, serta Asia.

Pada sekitar tahun 2010-an, Tupperware mengembangkan alat PONDS untuk menanam sayuran di luar angkasa, yang sedang diuji NASA sebagai solusi makanan bagi astronot.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.