Apa Dampak bagi Manusia dari Lingkungan yang Rusak karena Sampah Plastik?

AKURAT.CO Penggunaan plastik telah meningkat pesat dalam beberapa dekade terakhir.
Sayangnya, dampak negatifnya tidak hanya terasa pada lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan manusia.
Artikel ini akan membahas dampak sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan kita.
-
Pencemaran Air
- Sampah plastik yang dibuang sembarangan berpotensi merusak dan mencemari air. Plastik membawa zat kimia seperti bifenil poliklorinasi dan pestisida, yang dapat mengontaminasi air dan meracuni habitat makhluk hidup di sekitarnya.
- Ketika hewan laut mengonsumsi plastik, racun ini juga dapat masuk ke dalam tubuh manusia jika hewan laut tersebut diolah dan dikonsumsi.
-
Pencemaran Tanah
- Partikel mikroplastik, logam berat, dan zat kimia hasil dari proses penguraian plastik dapat masuk ke dalam lapisan tanah dan menempel pada tumbuhan yang kita konsumsi, seperti sayuran dan buah-buahan.
- Kontaminasi ini meningkatkan risiko terjadinya berbagai jenis penyakit dan dapat membuat kondisi tanah menjadi tidak subur.
-
Pencemaran Udara
- Proses pembakaran sampah plastik secara terbuka menghasilkan polusi udara. Partikel mikroplastik, logam berat seperti kadmium dan timbal, serta bifenil poliklorinasi terlepas dan mencemari udara.
- Polusi udara ini berdampak buruk pada kesehatan manusia, terutama sistem pernapasan.
Kesimpulan
Sampah plastik memiliki dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan kita. Oleh karena itu, kita perlu mengurangi penggunaan plastik, mendaur ulang, dan memastikan pembuangan plastik yang bijaksana.
Semua orang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesehatan kita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









