Akurat

Cara Efektif Mengurangi Sampah Rumah Tangga untuk Lingkungan yang Bersih dan Sehat

Eko Krisyanto | 3 November 2025, 20:00 WIB
Cara Efektif Mengurangi Sampah Rumah Tangga untuk Lingkungan yang Bersih dan Sehat

AKURAT.CO Sampah rumah tangga masih menjadi masalah lingkungan di banyak daerah. Setiap hari, ratusan ton sampah dihasilkan dari aktivitas seperti memasak, berbelanja, hingga membersihkan rumah.

Tanpa pengelolaan yang baik, sampah dapat menumpuk dan memicu bau tak sedap, banjir, hingga penyakit.

Padahal, mengurangi sampah dapat dimulai dari rumah melalui langkah sederhana.

Dengan kebiasaan yang benar, lingkungan bisa lebih bersih, sehat, dan nyaman. Berikut cara efektif untuk mengurangi sampah rumah tangga yang bisa diterapkan sehari-hari.

Cara Mengurangi Sampah Rumah Tangga

1. Kurangi Penggunaan Barang Sekali Pakai

Mulailah dengan mengurangi penggunaan barang sekali pakai.

Biasakan membawa tas belanja sendiri, memakai tumbler, dan mengganti sedotan plastik dengan bahan ramah lingkungan seperti stainless steel atau bambu.

Pilih produk dalam kemasan ukuran besar agar tidak menghasilkan terlalu banyak limbah kemasan kecil.

Baca Juga: Bank Artha Graha Sosialisasikan Kredit Program Perumahan untuk Perkuat UMKM dan Properti

2. Pilah Sampah Berdasarkan Jenisnya

Sediakan minimal tiga tempat sampah di rumah untuk memisahkan:

  • Organik: sisa makanan, sayuran, daun kering

  • Anorganik: plastik, kaca, kertas, kaleng

  • B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun): baterai, lampu, obat-obatan

Pemilahan sejak dari rumah memudahkan proses daur ulang. Sampah anorganik yang masih layak bahkan dapat disetor ke bank sampah untuk mendapatkan tambahan penghasilan.

3. Ubah Sampah Organik Menjadi Kompos

Sisa makanan dan daun kering dapat diolah menjadi kompos alami. Selain mengurangi volume sampah, kompos dapat menjadi pupuk tanaman.

Gunakan metode sederhana seperti biopori atau wadah tertutup. Kompos bisa digunakan untuk tanaman di rumah atau dijual sebagai pupuk organik.

4. Manfaatkan Kembali Barang Bekas

Banyak barang yang terlihat tidak terpakai ternyata masih bisa dimanfaatkan. Misalnya:

  • Botol kaca menjadi pot tanaman

  • Kaleng bekas menjadi wadah alat tulis

  • Kardus untuk tempat penyimpanan

Sampah plastik yang bersih dapat diolah menjadi ecobrick sebagai bahan bangunan sederhana. Dengan sedikit kreativitas, sampah anorganik bisa memiliki nilai guna kembali.

5. Buang Sampah pada Tempatnya dan Jaga Kebersihan

Biasakan membuang sampah sesuai jenisnya dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, selokan, atau jalanan karena dapat mencemari lingkungan dan menyebabkan banjir.

Baca Juga: Apa Peran Utama Uang dan Lembaga Keuangan dalam Sistem Perkonomian Masyarakat? Ini Penjelasannya!

Bersihkan tempat sampah secara berkala agar tidak menimbulkan bau atau jadi sarang kuman.

6. Libatkan Keluarga dalam Kebiasaan Ramah Lingkungan

Pengurangan sampah akan lebih efektif jika dilakukan bersama. Ajak seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak, untuk belajar memilah dan mengelola sampah.

Beri label pada tempat sampah dan buat jadwal kegiatan, seperti hari khusus menyetor sampah ke bank sampah atau mengolah kompos. Dengan kebiasaan bersama, kepedulian lingkungan tumbuh secara alami.

Manfaat Mengelola Sampah Rumah Tangga

Mengelola sampah dengan benar memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Lingkungan rumah lebih bersih, sehat, dan nyaman

  • Mengurangi risiko banjir serta pencemaran tanah dan air

  • Menghemat pengeluaran melalui pemanfaatan barang bekas

  • Meningkatkan kesadaran lingkungan pada keluarga

  • Mendukung program pemerintah dalam pengurangan sampah

Mengurangi sampah rumah tangga bukan hal sulit jika dilakukan secara konsisten.

Mulailah dari langkah sederhana seperti membawa tas belanja, memilah sampah, dan mengolah sisa makanan menjadi kompos.

Perubahan kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Ingat, lingkungan yang bersih dan sehat dimulai dari rumah kita sendiri.

Baca Juga: Harga Pesawat Airbus A400M yang Dibeli Prabowo, Ini Spesifikasi dan Keunggulannya

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.