Tips Anti Gagal Saat Wawancara Kerja

AKURAT.CO - Apakah kamu pernah melakukan perkenalan diri saat interview atau wawancara kerja? Perkenalan diri bisa membantu kamu membangun kesan yang baik di depan pewawancara, baik itu tim Human Resources Department (HRD) ataupun calon atasan. Ini adalah kesempatan untuk menonjolkan kemampuan dan pengalaman kerja kamu yang dirasa cocok untuk posisi yang kamu lamar.
Selain itu, di sinilah kamu bisa menunjukkan antusiasme kamu untuk bekerja di posisi, perusahaan, dan industri pekerjaan yang kamu lamar. Pastinya kamu mau pewawancara memperhatikan dan mengingat kamu karena perkenalan diri kamu berkesan untuk mereka.
Kesempatan ga selalu datang dua kali, pastikan kamu siap menghadapi wawancara biar dapetin pekerjaan impianmu! Kabar baiknya, mempelajari cara memperkenalkan diri saat interview cenderung mudah. Simak tips dari Jobstreet ini biar kamu lolos wawancara kerja.
Gali informasi tentang perusahaan dan posisi kerja
Mencari tahu informasi lebih lanjut tentang posisi dan perusahaan yang dilamar sangatlah penting, karena bisa membantumu mengetahui skill yang kamu perlu kuasai. Saat wawancara, akan muncul pertanyaan yang menguji seberapa jauh kamu mengenal perusahaan tersebut. Dengan melakukan riset lebih dulu seperti mengecek website resmi perusahaan, media sosial, dan artikel atau berita tentang perusahaan tersebut kamu bisa lebih siap saat menjawab.
Baca Juga: Catat! Ini 5 Cara Menghilangkan Grogi Ketika Wawancara Kerja
Ditambah lagi, memiliki pemahaman yang baik akan posisi dan perusahaan yang dilamar mencerminkan ketertarikanmu untuk bekerja di sana dan menunjukkan inisiatif yang baik.
Beberapa perusahaan mungkin memiliki budaya yang lebih santai, termasuk perihal cara berpakaian di kantor, namun sebaiknya kamu tampil dengan rapi di awal. Kamu bisa berinteraksi dengan lebih kasual nantinya jika pewawancara memang menunjukkan sikap yang santai.
Persiapkan catatan singkat untuk perkenalanmu, lalu kamu bisa mulai berlatih dengan melafalkannya agar kamu bisa menyampaikannya dengan lancar dan percaya diri.
Saat memperkenalkan diri di sesi wawancara, jadilah dirimu sendiri dan tonjolkan kualitas terbaik dirimu. Kamu tidak perlu berusaha terlalu ceria atau menjadi terlalu kaku. Tunjukkan sikap yang ramah dan terbuka terkait diskusi lebih lanjut dengan pewawancara.
Selain itu, kamu juga tidak perlu terlalu memikirkan kekurangan dirimu pada tahap perkenalan. Hal tersebut memang mungkin saja ditanyakan oleh pewawancara di pertanyaan tentang kekurangan dan kelebihan dirimu. Kamu perlu mempersiapkan juga jawaban akan hal itu, karena di situlah kamu akan bercerita lebih dalam tentang dirimu.
Saat memperkenalkan diri di sesi wawancara, jadilah dirimu sendiri dan tonjolkan kualitas terbaik dirimu. Kamu tidak perlu berusaha terlalu ceria atau menjadi terlalu kaku. Tunjukkan sikap yang ramah dan terbuka terkait diskusi lebih lanjut dengan pewawancara.
Selain itu, kamu juga tidak perlu terlalu memikirkan kekurangan dirimu pada tahap perkenalan. Hal tersebut memang mungkin saja ditanyakan oleh pewawancara di pertanyaan tentang kekurangan dan kelebihan dirimu. Kamu perlu mempersiapkan juga jawaban akan hal itu, karena di situlah kamu akan bercerita lebih dalam tentang dirimu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









