Fashion Show Dalam Sejarah Dunia

AKURAT.CO Dunia fashion telah mengalami perkembangan selama berabad-abad dan salah satu elemen paling menarik dalam industri ini adalah fashion show.
Fashion show bukan hanya tentang pameran busana, tetapi juga merupakan perayaan seni, kreativitas dan perubahan dalam tren dan gaya.
Sejarah fashion show dimulai pada tahun 1858 di Paris, ketika rumah mode terkenal Charles Frederick Worth mengadakan sesi pemodelan pribadi untuk memperkenalkan koleksinya kepada pelanggan. Inilah yang menjadi momen fashion show pertama di dunia.
Pada tahun 1933, New York City menjadi tuan rumah Press Week, sebuah acara yang bertujuan untuk mempromosikan desainer Amerika dan mengurangi ketergantungan pada desainer Eropa. Inilah yang kemudian menjadi fondasi dari New York Fashion Week, yang sekarang telah menjadi salah satu acara fashion paling bergengsi di dunia. Pada tahun 1943, acara ini secara resmi diakui dan dengan cepat menjadi pusat perhatian global.
Baca Juga: Super Model Kristen McMenami Hempaskan Alas Kaki Saat Terjatuh di Fashion Show Valentino
Pada dekade 1960-an menjadi tonggak penting dalam sejarah fashion show. Selama periode ini, fashion show menjadi panggung bagi desainer seperti Mary Quant, Yves Saint Laurent, dan Paco Rabanne untuk menghadirkan koleksi yang revolusioner. Mini skirt, kaftan dan pakaian futuristik menjadi tren yang mencerminkan semangat pembebasan dan perubahan sosial pada masa itu.
Ini adalah dekade yang menciptakan ikon fashion seperti "swinging London."
Puncak kemegahan fashion show terjadi pada tahun 1980-an, ketika era supermodel berkembang. Nama-nama seperti Cindy Crawford, Naomi Campbell, dan Linda Evangelista menjadi terkenal di seluruh dunia. Fashion show menjadi lebih glamor dan penuh sensasi dengan kehadiran para supermodel ini. Mereka tidak hanya mempromosikan busana tetapi juga mendefinisikan citra kecantikan dan gaya pada masanya.
Era ini menciptakan pertunjukan mode yang mengasyikkan dan tak terlupakan.
Masuk ke abad ke-21, perkembangan teknologi membawa perubahan besar dalam format fashion show. Sekarang, acara seperti Paris Fashion Week dan New York Fashion Week dapat disaksikan secara langsung melalui internet. Ini membuka pintu bagi masyarakat umum untuk mengikuti perkembangan terbaru dalam dunia fashion tanpa harus hadir langsung di lokasi acara. Seiring dengan itu, fokus pada inklusivitas dan keragaman dalam fashion show semakin meningkat, dengan berbagai model yang mewakili latar belakang etnis, gender dan bentuk tubuh yang berbeda-beda.
Baca Juga: Dolce & Gabbana Nekat Gelar Fashion Show Langsung di Tengah Pandemi
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia pada awal abad ke-21 mengubah paradigma fashion show. Dalam situasi darurat ini, banyak acara yang dipindahkan secara virtual. Desainer dan rumah mode mengadopsi format digital untuk memamerkan koleksi mereka.
Meskipun awalnya dihadirkan sebagai respons terhadap pembatasan sosial dan perjalanan, transformasi ini membuka peluang baru dalam memeriahkan dunia fashion secara online.
Fashion show adalah cerminan perubahan sosial, budaya, dan ekonomi dalam masyarakat. Ini adalah tempat di mana kreativitas desainer bersinar dan tren baru ditemukan.
Fashion show juga memberikan ruang bagi perbincangan tentang isu-isu seperti keragaman dan keberlanjutan dalam industri fashion.
Sejarah fashion show adalah kisah panjang perjalanan mode yang terus berkembang dan menginspirasi. Dari catwalk pertama di Paris hingga pertunjukan digital masa kini, fashion show tetap menjadi salah satu aspek paling ikonik dan penting dalam dunia fashion. (Dani Zahra Anjaswari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









