Dolce & Gabbana Nekat Gelar Fashion Show Langsung di Tengah Pandemi

AKURAT.CO, Pertunjukan fashion show secara langsung pada akhirnya kembali digelar untuk pertama kalinya di tengah pandemi COVID-19 oleh salah satu brand fashion mewah, Dolce & Gabbana, yang dihadiri ratusan tamu undangan.
Meski tidak terang-terangan mempublikasikan, kegiatan peragaan busana khusus pria itu diketahui dilakukan pada Rabu, (15/7) malam waktu setempat, yang diadakan di halaman Universitas Humanitas Milan, universitas di mana penelitian tentang vaksin virus Corona saat ini sedang berlangsung.
Ada 260 tamu yang menghadiri fashion show tersebut, yang sebagian besar bukanlah orang Italia. Meski begitu, para tamu tetap diminta melaksanakan protokol kesehatan seperti menjaga jarak minimal 1 meter dan mengenakan masker sepanjang acara berlangsung. Meski dalam gambar yang terlihat, para tamu tak memperhatikan jaga jarak itu.
Sebelum masuk ke ruang acara, para tamu wajib diperiksa suhu tubuhnya dan ditolak masuk apabila suhu tubuh mereka melebihi 37 derajat Celcius.
"Kami tidak bisa membayangkan dunia mode tanpa pertunjukan langsung. Desainer, jurnalis, pembeli, dan kita semua membutuhkannya," kata Domenico Dolce dikutip AkuratTren dari The Guardian, (Sabtu/18/7).
Dolce menambahkan kalau dunia mode harus secara perlahan untuk memulai segala sesuatu dari awal, tetapi sepenuhnya menghormati peraturan keselamatan dan kesehatan yang berlaku.
"Bagi kami, peragaan busana langsung adalah hal mendasar, itu bagian dari mimpi," tambah Dolce.
Kegiatan fashion show yang kembali hadir tak sepenuhnya bisa sama seperti sebelum pandemi. Wilayah belakang panggung yang biasanya terbuka untuk pers kini dibatasi, dan hanya boleh diakses oleh penata rambut dan penata rias yang mengenakan masker serta perisai wajah.
Keputusan Dolce & Gabbana menggelar pertunjukkan fisik yang dihadiri ratusan orang ini tentunya memicu pro dan kontra, terutama pada saat rekan-rekan mereka dari label mewah lain termasuk Prada, Dior dan Gucci semua memilih untuk melakukan fashion show secara virtual di pekan mode Milan sebagai pengganti acara secara langsung.
Sementara itu, sesama label mewah Italia lainnya, Etro, juga mengadakan pertunjukan langsung di luar ruangan yang kemudian memunculkan banyak kritik, apalagi setelah foto tamu undangan yang tidak mengenakan masker tersebar di media sosial.
Terkait beberapa rumah mode yang menggelar presentasi busana secara fisik di kota Milan, Italia, Walikota Milan, Giuseppe Sala, justru menyambut hangat kembalinya aktivitas mode di kota itu. Dia mengatakan bahwa industri mode Italia sangat penting bagi perekonomian.
"Kita tidak hanya harus kembali ke bisnis seperti sedia kala, tetapi juga harus mencari cara mengembangkan bisnis di tengah normal baru yang jauh berbeda. Milano adalah fashion dan fashion adalah Milano," tutur Sala.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah



