Mengenal Bunga Tabebuya, Manfaat Dan Cara Menanamnya

AKURAT.CO Belum lama ini masyarakat dikejutkan oleh pohon bunga tabebuya yang bermekaran di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan.
Terdapat sekitar 10 pohon yang berbunga menghiasi ruas jalan tersebut.
Bunga tabebuya dikenal sebagai Sakuranya Indonesia karena memiliki bentuk yang mirip. Keindahannya tidak kalah jauh dengan flora asal negara Jepang itu.
Namun, tidak banyak orang yang mengetahui asal usul bunga tabebuya. Lalu, apa sih sebenarnya bunga ini?
Baca Juga: Suka Keliru Bunga Sakura, Ini Asal-usul Bunga Tabebuya yang Indah saat Mekar
Pohon Bunga Tabebuya
Tabebuya merupakan tanaman asli asal Amerika yang kemudian disalurkan ke banyak negara. Tanaman ini mudah ditemukan di habitat aslinya, yakni hutan Amazon, Brasil.
Nama tabebuya diambil dari bahasa Brasil yaitu Tabebuia serratifolia. Selain itu, bunga ini juga dikenal dengan nama pohon terompet merah muda.
Karakter dari bunga tabebuya adalah warnanya yang mencolok, seperti emas atau kuning, putih, ungu, merah. Salah satu warna yang sering ditemukan adalah merah muda. Ciri khas dari daun tabebuya berwarna keperakan.
Tinggi dari pohon bunga tabebuya ini bisa mencapai 49 meter. Meski begitu, ada juga yang berukuran kecil yaitu 7,5 meter atau bahkan di bawah itu.
Baca Juga: Bak di Negeri Sakura, 10 Pemandangan Cantik Bunga Tabebuya di Magelang
Keunikan dari tanaman tabebuya ini adalah musim tumbuhnya yang berbeda-beda di setiap negara. Misalkan, di Indonesia, bunga ini bermekaran pada bulan Maret dan April. Sedangkan di negara lain, bunga ini bisa mekar pada bulan Juli sampai September
Tak hanya itu, tanaman tabebuya juga dikenal dengan kesulitannya untuk bisa tumbuh. Karena cenderung tidak teratur dan berukuran kecil saat masih muda.
Oleh karena itu, diperlukan tanah yang melalui proses pengeringan dengan baik untuk menerima proses pemupukan. Seluruh proses tersebut akan berpengaruh pada warna bunga.
Bunga tabebuya cocok untuk dijadikan tanaman luar ruangan. Hal ini karena tanaman tersebut akan tumbuh maksimal jika mendapat sinar matahari. Tentunya harus dengan kualitas tanah yang subur serta tingkat kelembaban sedang.
Pohon bunga tabebuya juga memiliki ketahanan yang cukup kuat dari hama dan penyakit. Sehingga tanaman ini bisa hidup dalam waktu lama.
Manfaat Bunga Tabebuya
Bunga tabebuya tidak hanya dimanfaatkan sebagai penghias saja. Ternyata banyak sekali jenis manfaat lainnya yang tersimpan pada bunga ini. Simak penjelasannya berikut.
1. Dapat mencegah malaria
Tabebuya memiliki kandungan naphthoquinone setelah diproses menjadi obat herbal. Sehingga diyakini bisa menyembuhkan penyakit malaria.
Selain itu, bunga tabebuya juga diketahui dapat mencegah infeksi dan memperkuat imun.
2. Mengobati flu
Beberapa negara biasa menggunakan akar pohon tabebuya yang kering untuk bahan dasar teh. Meskipun rasanya kurang enak, tetapi minuman ini diyakini bisa mengobati flu.
3. Membuat udara jadi bersih
Tanaman tabebuya yang bermekaran memiliki pohon yang berukuran sedang dan ranting rindang. Salah satu fungsinya bagi lingkungan adalah bisa menyerap polusi dan karbon. Sehingga udara di sekitar menjadi lebih bersih.
Cara Menanam Bunga Tabebuya
Jika kamu tertarik ingin menanam bunga tabebuya bisa ikuti langkah di bawah ini:
-
Penyemaian benih
-
Siapkan biji dari pohon yang sudah tua atau membeli bibit langsung dari pedagang tanaman
-
Ambil biji yang telah kering, kemudian keringkan di tempat terbuka minimal 1 minggu. Pengeringan ini untuk mempermudah biji berkecambah saat disemai
-
Siapkan media penyemaian yaitu campuran kompos dan pasir (1:1)
-
Usahakan media penyemaian dalam keadaan lembab dengan menyiramnya secara merata setiap hari
-
Semaikan biji dengan kedalaman 3 kali diameter biji, kemudian letakkan di tempat yang cukup sinar matahari
-
Pindahkan biji ke polybag dengan campuran kompos dan tanah (1:1) bila sudah muncul 3 sampai 4 daun
-
Diamkan tanaman tabebuya hingga setinggi 50-70 cm di polybag sebelum dipindahkan ke tanah.
-
Penanaman bibit
-
Siapkan lubang berukuran 50x50x50 cm, kemudian masukkan kompos ke dasar lubang
-
Siram kompos tersebut hingga basah merata, lalu pindahkan tabebuya ke dalam lubang
-
Timbun lubang dengan campuran kompos dan tanam dan siram setiap hari
-
Bisa memangkas cabang yang tidak diinginkan untuk mengurangi penguapan pada tanaman.
-
Pemupukan
-
Diamkan tanaman tumbuh selama satu tahun sebelum mulai pemupukan
-
Terdapat dua cara pemupukan, yaitu pupuk disebar secara melingkar di sekitar pohon atau membuat lubang dengan kedalaman 20 cm dan diisi pupuk organik di sekitar pohon.
-
Pemangkasan
-
Lakukan pemangkasan dengan teratur, saat menjelang musim hujan dan akhir musim kemarau
-
Bentuk daun akan berbentuk lebih teratur jika dipangkas dengan rutin.
Demikianlah penjelasan mengenai pohon bunga tabebuya yang lagi viral ini. Bagi kamu yang ingin melihat secara langsung bisa kunjungi daerah Kemang Raya. Semoga bermanfaat. (Tasya Nurhaliza Putri)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








