Generasi ‘Sandwich’ Menurut Pandangan Islam

AKURAT.CO Pembahasan mengenai generasi ‘sandwich’ sedang menjadi perbincangan saat ini. Banyak acara seminar yang membahas tentang generasi yang satu ini.
Menjadi generasi sandwich merupakan tantangan yang besar. Seperti roti lapis yang terjepit di antara lapisan daging dan roti, generasi sandwich juga dihadapkan pada tuntutan ekonomi yang kompleks.
Baca Juga: 13 Jenis Roti Yang Cocok Untuk Membuat Sandwich, Bisa Disesuaikan Dengan Selera!
Dalam menjalani peran sebagai generasi sandwich, Anda diharuskan mengurus orang tua yang menua pada lapisan atas, mendukung adik-adik yang masih sekolah, memenuhi kebutuhan pribadi, serta memberikan nafkah untuk keluarga dan anak-anak di lapisan bawah.
Seringkali, kebutuhan pribadi sendiri terabaikan dalam proses ini, karena Anda berada di tengah-tengah membagi perhatian dan tanggung jawab.
Lalu, bagaimana pandangan Islam terhadap sandwich generation?
Generasi ini mungkin tidak terlalu terdengar familiar seperti generasi-generasi lain yang sedang populer saat ini. Namun, penting untuk tidak mengabaikan keberadaan dan situasi mereka, karena mereka berada dalam usia produktif yang dapat memberikan kontribusi berarti dalam masyarakat.
Islam, sebagai agama yang komprehensif dan sempurna, telah memberikan panduan dan solusi untuk beragam masalah yang dihadapi oleh umatnya. Termasuk dalam hal-hal yang sangat detail, seperti urusan rumah tangga, semuanya telah diatur dalam syariat agung ini.
Terlebih lagi, dalam hal permasalahan ekonomi, Islam juga memberikan pedoman yang penting untuk kehidupan umatnya. Islam memberikan pedoman yang mencakup kehidupan dan keberlangsungan hidup yang adil dan merata di muka bumi. Ini juga mencakup cara menghadapi beban yang harus ditanggung oleh generasi sandwich yang memikul tanggung jawab hidup dua generasi sekaligus.
Dalam Islam, menanggung beban keluarga disebut sebagai bentuk bersedekah kepada kerabat, dan hal ini memiliki keutamaan yang besar di mata Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Tindakan ini tidak hanya mendatangkan pahala bersedekah, tetapi juga memperkuat hubungan silaturahim, terutama dengan orang tua, istri, dan anak yang menjadi tanggungannya.
Sebagaimana hadis dari Salman bin Amir Radhiyallahu ‘Anhu Rasulullah ﷺ bersabda,
إِنَّ الصَّدَقَةَ عَلَى الْمِسْكِينِ صَدَقَةٌ وَعَلَى ذِي الرَّحِمِ اثْنَتَانِ صَدَقَةٌ وَصِلَةٌ
“Sesungguhnya sedekah kepada orang miskin pahalanya satu sedekah, sedangkan sedekah kepada kerabat pahalanya dua; pahala sedekah dan pahala menjalin hubungan kekerabatan.” (HR. An-Nasai No. 2583, Tirmidzi No. 658, Ibnu Majah No. 1844).
Baca Juga: Apa Itu Generasi Sandwich? Pahami Arti Dan Dampaknya!
Dalam Islam, menjadi generasi sandwich tidak hanya berarti beban, melainkan juga dapat menjadi berkah, terutama jika hal tersebut melibatkan peran orang tua yang sering dianggap sebagai beban.
Tindakan ini dapat menjadi sumber berkah dalam hidupmu dan mendatangkan kebaikan untuk masa depanmu.
Allah SWT berfirman: “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu.” (QS. Lukman: 14). (Maulidia Azzahra)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









