Perbedaan Skin Tone Dan Undertone, Yuk Kenali Untuk Membantu Style Kamu!

AKURAT.CO, Pernahkah kamu mendengar tentang skin tone dan undertone? Jangan salah, ternyata kedua hal ini berbeda. Keduanya memang mengenai warna kulit manusia yang beragam. Hanya saja, terdapat perbedaan yang cukup signifikan.
Pigmen warna kulit manusia memiliki keragaman dari cokelat tergelap sampai putih terterang. Pigmentasi kulit seseorang adalah hasil dari genetik, produk dari kedua orangtua biologis seseorang, riasan genetik, dan pancaran sinar matahari.
Dalam evolusi, pigmentasi kulit pada manusia berubah akibat proses seleksi alam yang utamanya mengatur jumlah radiasi ultraviolet yang memenetrasi kulit, mengkontrol efek biokimianya.
Skin Tone
Skin tone adalah warna kulit yang dapat dilihat langsung di permukaan kulit. Menentukan skin tone tidak begitu sulit karena warna kulit bisa dengan jelas terlihat oleh mata. Terkadang, hal yang membuat bingung justru istilah penyebutan atau definisi warna yang sesuai dengan kulitmu.
Di Indonesia, orang mengenal tiga jenis warna kulit, yaitu putih gading, kuning langsat, dan sawo matang. Warna kulit yang banyak dimiliki orang Indonesia adalah warna kuning langsat. Kulit langsat sendiri adalah warna di antara putih gading dan sawo matang.
Sementara itu, putih gading didefinisikan dengan warna kulit yang putih cenderung terang dan pucat. Selanjutnya ada juga jenis skin tone sawo matang, jenis kulit ini memiliki warna yang cenderung gelap dan kecokelatan.
Undertone
Jika tadi kita sudah membahas skin tone yang dapat dilihat dari permukaan, berbeda dengan undertone yang agak sulit dikenali. Ternyata, undertone adalah warna yang memengaruhi skin tone dari dalam.
Dapat disimpulkan bahwa undertone adalah warna dasar kulit. Warna ini biasanya ditentukan oleh gen atau keturunan. Ini menandakan undertone tidak akan berubah, meski warna kulit berubah menjadi cenderung gelap akibat paparan sinar matahari atau lebih cerah karena pemakaian skincare.
Undertone kulit terbagi menjadi tiga yaitu cool, neutral, dan warm.
Cool undertone biasanya memiliki warna kulit yang didominasi oleh warna pink, merah, dan kebiruan. Kemudian ada juga warm undertone yang warna kulitnya didominasi dengan warna kuning, peach, atau keemasan. Sementara neutral yang merupakan perpaduan antara cool dan warm undertone.
Orang yang memiliki undertone jenis ini bisa dibilang beruntung karena bisa memadukan banyak warna.
Hal yang harus diperhatikan adalah walaupun memiliki skin tone yang hampir sama, tetapi bisa memiliki undertone yang berbeda. Perhatikan cara berikut untuk mengetahuinya.
1. Dilihat dari Urat Nadi
Cara yang pertama adalah dilihat dari warna urat nadi di pergelangan tangan. Jika kamu memiliki cool undertone, urat nadi biasanya akan berwarna kebiruan. Untuk warm undertone biasanya akan memiliki urat nadi yang berwarna hijau. Lalu ada neutral undertone yang urat nadinya berwarna keunguan atau campuran dari biru dan hijau.
2. Setelah Terpapar Matahari
Berikutnya bisa mengetahui undertone dengan melihat warna atau kondisi kulit setelah terpapar sinar dan panasnya matahari. Setelah terpapar, keadaan kulit cool undertone akan menjadi kemerahan.
Untuk warm undertone akan menjadi tan (kulit gelap) atau kecokelatan. Sementara neutral undertone bisa keduanya. Namun, bukan berarti cool undertone tidak bisa menjadi tan atau kecoklatan, ini tergantung seberapa banyak paparan yang diterima kulit.
3. Emas atau Perak?
Cara yang terakhir adalah dengan menggunakan emas dan perak. Undertone akan memengaruhi seberapa cocok emas atau perak yang akan kamu gunakan.
Emas dengan warnanya yang mencolok dianggap lebih cocok untuk pemilik warm undertone. Sebaliknya, cool undertone biasanya tidak cocok memakai emas dan lebih baik memakai perak.
Perak memiliki warna yang calm dan lebih cocok dengan cool undertone.
Tujuan Mengetahui Skin Tone dan Undertone
Dengan warna kulit yang berbeda, tentu penting untuk menentukan shades make up mana yang cocok dengan skin tone dan undertone kita. Ini berlaku untuk warna foundation atau base make up lainnya, warna lipstick, pensil alis, blush, dan juga riasan mata seperti softlens. Banyak brand kecantikan yang sudah memberikan paduan warna untuk memilih mana yang dirasa lebih cocok dipadukan ke kulit. Ini dilakukan agar make up terlihat pas, tidak terlalu terang ataupun terlalu gelap.
Mengetahui warna skin tone dan undertone juga berguna untuk mix and match outfit kamu! Menurut penata busana asal Hollywood, Philippe Uter pada halaman Instyle, orang dengan warm undertone cocok menggunakan pakaian dengan warna-warna yang hangat seperti orange, kuning, coral, dan gold honey. Selain itu baju berwarna earth tone, seperti merah tua, olive, dan cokelat juga bisa menjadi pilihan yang sempurna.
Umumnya, pemilik cool undertone punya warna kulit yang terang, sehingga pemilik warna kulit dasar ini umumnya tidak terlalu sulit menemukan warna baju yang sesuai dengan skin tone-nya. Namun, untuk memberi kesan elegan dan lembut, maka pakaian berwarna pastel, serta netral seperti beige atau off-white bisa menjadi andalan. Selain itu, warna biru tua dan biru muda juga cocok dipakai oleh pemilik undertone ini.
Selain itu, skin tone dan undertone juga berpengaruh pada potongan dan warna rambut. Dalam pewarnaan rambut, wajib hukumnya untuk mengetahui warna apa yang cocok untuk rambut kita.
Untuk cool undertone disarankan bermain dalam warna yang tenang dan tidak terlalu mencolok karena biasanya pemilik warna kulit ini terlahir dengan warna kulit yang terang. Sebaliknya, warm undertone cocok dengan warna-warna berani, terang, dan mencolok.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 2Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 5Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 6Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




