Jadwal Hujan Meteor Lyrid Malam Ini: Jam Berapa Puncaknya di Indonesia?

AKURAT.CO Fenomena hujan meteor Lyrid kembali menghiasi langit malam dan diprediksi mencapai puncaknya pada Rabu malam, 22 April 2026 hingga dini hari 23 April 2026.
Bagi pecinta astronomi dan pemburu “bintang jatuh”, pertanyaan yang paling banyak dicari tentu adalah: jam berapa puncaknya di Indonesia?
Berdasarkan berbagai panduan pengamatan langit, puncak hujan meteor Lyrid diperkirakan paling ideal disaksikan pada pukul 02.00 hingga 05.00 WIB, dengan peluang terbaik menjelang subuh saat titik radian berada lebih tinggi di langit.
Baca Juga: Apa Itu Hujan Meteor Quadrantid? Penjelasan Lengkap, Waktu Terbaik, dan Cara Mengamatinya
Dalam kondisi cuaca cerah dan minim polusi cahaya, pengamat bisa melihat sekitar 15 hingga 20 meteor per jam.
Fenomena ini merupakan salah satu hujan meteor tertua yang pernah tercatat dalam sejarah manusia.
Catatan astronomi kuno dari Tiongkok menyebutkan Lyrid telah diamati sejak lebih dari 2.500 tahun lalu, menjadikannya salah satu pertunjukan langit paling legendaris yang masih bisa dinikmati hingga sekarang.
Hujan meteor Lyrid terjadi ketika Bumi melintasi jejak debu yang ditinggalkan oleh komet C/1861 G1 Thatcher. Saat partikel debu tersebut memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, mereka terbakar dan menciptakan garis cahaya terang yang tampak seperti meteor melesat cepat di langit malam.
Jam Puncak Lyrid di Indonesia
Untuk wilayah Indonesia, meteor mulai berpotensi terlihat sejak sekitar pukul 22.00 WIB, namun intensitasnya masih relatif sedikit.
Momen terbaik justru terjadi setelah tengah malam, terutama sekitar pukul 02.00 WIB, saat aktivitas meteor mencapai fase puncak.
Beberapa sumber juga menyebut waktu paling optimal berada di rentang 04.00 hingga 05.00 WIB karena posisi rasi Lyra sudah cukup tinggi di langit timur laut.
Agar bisa menikmati fenomena ini dengan maksimal, pilih lokasi yang jauh dari lampu kota seperti area terbuka, pantai, sawah, atau perbukitan. Anda tidak memerlukan teleskop karena Lyrid dapat disaksikan langsung dengan mata telanjang.
Baca Juga: Jadwal Puncak Hujan Meteor Geminid: Apakah Bisa Dilihat dari Indonesia?
Selain itu, beri waktu sekitar 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan gelap, dan hindari terlalu sering melihat layar ponsel supaya penglihatan tetap sensitif terhadap cahaya meteor.
Bagi Anda yang ingin menikmati momen langka sekaligus romantis di bawah langit malam, dini hari ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk berburu hujan meteor Lyrid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit





