Akurat

Ingin Berkunjung Ke Korea Utara? Ini 7 Tempat Wisata Menarik Yang Bisa Jadi Rekomendasi

Syifa Ismalia | 25 November 2023, 12:27 WIB
Ingin Berkunjung Ke Korea Utara? Ini 7 Tempat Wisata Menarik Yang Bisa Jadi Rekomendasi

AKURAT.CO Jika Korea Selatan sangat dikenal dengan budaya K-Pop serta keseruan drama/film Korea, hal sebaliknya identik dengan Korea Utara.

Negara yang kini dipimpin secara diktator oleh Kim Jong Un ini memang tampak tidak bersahabat. Namun, bukan berarti tempat wisata di Korea Utara juga tidak menyenangkan.

Masyarakat dunia memang menganggap Korea Utara sebagai negara yang amat sangat tertutup dengan masyarakat asing.

Berbagai aturan ketat yang ditetapkan semakin memperkuat kesan ‘seram’ pada Korea Utara. Namun, sebenarnya negara ini memiliki potensi wisata yang cukup memesona.

Meski tidak seperti negara-negara tetangga lainnya, seperti Jepang dan Korea Selatan, yang mengandalkan pariwisata sebagai andalan untuk berkontribusi ke pendapatan negara.

Negara dengan ibukota Pyongyang ini memiliki banyak sekali tempat-tempat wisata yang tak kalah mempesona daripada Korea Selatan. 

Baca Juga: Gawat! Korea Utara Menjadikan Nuklir 'Senjata' Abadi

Tempat Wisata di Korea Utara

1. Juche Tower

Inilah tempat wisata di Korea Utara yang merupakan main attraction bagi wisatawan, sekaligus kebanggan masyarakat Korea Utara.

Berada di sebelah timur sungai Taedong, menara Juche dibangun sebagai hadiah ulang tahun Kim Il Sung yang ke-70.

Nama menara ini sendiri memang diambil dari ideologi Juche yang dianut secara resmi oleh penduduk Korea Utara.

Menjulang setinggi 170 meter, menara Juche adalah struktur empat sudut dengan bagian puncaknya ditutupi obor besi bercahaya, setinggi 20 meter. Konon katanya Kim Jong Il adalah perancang Juche Tower ini.

2. Victorious War Museum

Museum Victorious War adalah bukti kehebatan Kim Il Sung dalam mengatur militer. Di museum ini disimpan kendaraan perang seperti tank dan senjata berat. Wajib diingat, Anda tak boleh menghina Korut di tempat ini karena ganjarannya adalah dijebloskan ke penjara.

3. Kumsusan Palace of the Sun

Berada di pinggiran kota Pyongyang, awalnya bangunan ini dibangun Kim Il Sung untuk sang putra, Kim Jong Il pada 1976. Hanya saja ketika Il Sung meninggal dunia tahun 1994, Kumsusan berubah fungsi.

Meski memiliki arsitektur yang sangat indah, Kumsusan tidaklah dibuka setiap hari. Sehingga saat dibuka, masyarakat Korut bakal berbondong-bondong demi memberikan persembahan kepada Il Sung, sang Presiden Abadi Korea Utara.

4. The State Circus Pyongyang

Dianggap sebagai atraksi hiburan terbaik di Korea Utara, event hiburan yang spektakuler dan profesional ini diyakini sudah ada sejak 1989. Untuk melihat The State Circus Pyongyang, Anda tinggal berkunjung ke gedung Pyongyang Circus di Pyongyang.

5. DMZ (Korean Demilitarized Zone)

Batas negara yang dibuat setelah perang kedua Korea usai ini membagi Semenjanjung Korea jadi sama besar. Alih-alih pemandangan indah, situasi di DMZ bahkan cenderung sangat hening dan sunyi karena memang tak boleh ada keributan.

Baca Juga: Hari Ikan Nasional, Coba 5 Tempat Wisata Akuarium Berikut

Selayaknya medan perang yang mengalami gencatan senjata, sedikit saja bunyi-bunyian terdengar, maka bisa memicu baku tembak seketika.

6. Jembatan Sino

Dianggap sebagai simbol persahabatan Tiongkok dan Korea Utara, jembatan Sino memang menghubungkan kota Dandong (China) dan Sinuiju (Korea Utara).

Waktu paling tepat untuk menikmati keindahan jembatan Sino adalah saat malam hari. Karena sinar lampunya saling berpendaran cantik.

7. Kaesong Koryo Museum

Bagi pecinta sejarah, museum Kaesong Koryo bisa jadi pilihan tepat untuk menemukan banyak sekali artefak Kerajaan Koryo dan tata kehidupan masyarakat kuno Korea.

Dengan ribuan benda berharga peninggalan sejarah, museum ini sangat tepat untuk mempelajari kenapa kedua Korea itu bisa saling bermusuhan.

Yang cukup unik dari museum ini adalah dulunya merupakan bangunan Kerajaan Koryo yang sempat memerintah pada tahun 918 hingga 1392.

Dengan banyaknya peninggalan sejarah, berkunjung ke museum Koryo seolah-olah membuat merasakan kehidupan masyarakat kuno Korea Utara.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
R