Akurat

Sering Kritik Shin Tae-yong di Kontennya, Segini Pendapatan Bung Towel dari YouTube

Shalli Syartiqa | 25 April 2024, 20:43 WIB
Sering Kritik Shin Tae-yong di Kontennya, Segini Pendapatan Bung Towel dari YouTube

 

AKURAT.CO Tommy Welly yang dikenal dengan sebutan Bung Towel, sering jadi sorotan sebab seringkali memberikan kritik yang tajam terhadap Shin Tae-yong.

Kritik-kritik yang dilontarkan Bung Towel terhadap Shin Tae-yong, Timnas Indonesia, dan PSSI secara keseluruhan sering menjadi topik utama dalam kanal YouTube-nya yang dikenal sebagai GOCEK BUNGTOWEL.

Bisa dikatakan, konten-konten yang mengulas tentang Shin Tae-yong selalu lebih diminati oleh penonton dibanding konten-konten lainnya.

Sebagai contoh, video yang berjudul "Egy, Witan Kesayangan STY? Timnas Harusnya Tidak Eksklusif," yang diunggah oleh Bung Towel pada 14 Oktober 2023, telah ditonton lebih dari 16 ribu kali.

Ternyata, Bung Towel diduga memperoleh penghasilan yang lumayan dari kanal YouTube-nya.

Informasi ini didapat dari situs Social Blade yang memperkirakan pendapatan seorang pemilik kanal YouTube.

Diperkirakan bahwa pendapatan bulanan Bung Towel dari kanal YouTube-nya berkisar antara 31 hingga 490 Dolar Amerika Serikat, atau setara dengan Rp501 ribu sampai Rp7,92 juta.

Baca Juga: Bung Towel Ungkap Erick Thohir Selalu Manjakan Shin Tae-yong: Disuapin Terus!

Di sisi lain, Bung Towel memiliki latar belakang keluarga yang memiliki minat yang besar dalam olahraga.

Ayahnya bahkan merupakan mantan pemain dan pelatih sepak bola.

Sebelum menjadi komentator sepakbola seperti sekarang, Bung Towel memulai karirnya sebagai jurnalis olahraga.

 

 

 

 

Saat ini, dia aktif sebagai komentator sepak bola dan juga mengelola kanal YouTube bernama Gocek Bung Towel dengan 112 ribu subscriber.

Kontennya banyak mengulas topik seputar dunia sepak bola dan kini terkhususnya sering mengkritik kinerja Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia.

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.