Spoiler Sinopsis SInetron Mencintaimu Sekali Lagi Hari Ini, 17 Februari: Apa Rencana Tersembunyi Emil?

AKURAT.CO Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi episode yang tayang pada 17 Februari 2025 menyajikan intrik dan perkembangan hubungan antara karakter utama.
Episode sinetron Mencintaimu Sekali Lagi ini menampilkan momen-momen penting yang akan memengaruhi jalan cerita selanjutnya.
Sehubungan dengan itu, berikut sinopsis sinetron Mencintaimu Sekali Lagi hari ini.
Spoiler Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi
Setelah melewati berbagai konflik, hubungan antara Lingga dan Arini mulai membaik.
Baca Juga: Bank Mandiri Pacu UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Mereka bahkan menghabiskan waktu bersama Pertiwi dan Aditya di rumah mereka.
Meskipun suasana terlihat hangat, Pertiwi merasa bahwa masalah di antara mereka belum sepenuhnya selesai.
Hal ini mengisyaratkan adanya potensi konflik yang lebih besar di episode mendatang.
Kabar baik datang dari Griya Jinten yang akan segera dibuka kembali atau re-opening.
Ratih dan Mulyono tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatunya agar acara berjalan lancar.
Arini, sebagai investor utama, diminta hadir untuk memastikan semuanya sesuai rencana.
Emil, dengan niat tersembunyi, tengah merencanakan sesuatu untuk mendapatkan simpati Arini kembali.
Apa yang sebenarnya direncanakan Emil dan apakah rencananya akan berhasil atau justru menimbulkan masalah baru?.
Sementara itu, hubungan antara Lingga dan Emil semakin tegang.
Emil bahkan memutuskan untuk meninggalkan rumah setelah berselisih dengan Lingga, membuat Lingga merasa bersalah dan meminta maaf kepada orang tuanya.
Di sisi lain, momen manis terjadi ketika Arini menolong Lingga yang terpeleset saat mengambil wudhu di kontrakan mereka, mempererat hubungan mereka.
Saksikan terus Layar Drama Mencintaimu Sekali Lagi setiap hari pukul 20.15 WIB hanya di RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









