Akurat

Ceritakan Romansa Percintaan di Tengah Perang, Film Kupu-Kupu Kertas Tayang 7 Februari

Ratu Tiara | 29 Januari 2024, 19:37 WIB
Ceritakan Romansa Percintaan di Tengah Perang, Film Kupu-Kupu Kertas Tayang 7 Februari
 
AKURAT.CO Rumah produksi Denny Siregar Production dan Maxima Pictures menghadirkan film terbaru yang berjudul Kupu-Kupu Kertas.
 
Film Kupu-Kupu Kertas direncanakan akan tayang mulai 7 Februari 2024 mendatang. 
 
 
Kemunculan film Kupu-Kupu Kertas sempat menuai pro dan kontra karena menggambarkan momen kejadian G30S/PKI. Namun sebagai produser, Denny Siregar berharap film ini memberikan edukasi untuk generasi muda.
 
"Ini film agak kontroversial, sejak awal idenya sangat kontroversial, karena setelah G30S/PKI yang kita kenal, muncul Gadis Kretek. Niatnya sih, ingin mengedukasi generasi muda bahwa kita pernah mengalami peristiwa kelam," ujar Denny Siregar di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/1/2024).
 
Terinspirasi dari peristiwa kelam tersebut. Denny Siregar mengangkat sebuah kisah romantis remaja yang terjebak dalam situasi pertikaian mengerikan ini.

"Saya tidak ingin membuat sebuah film sejarah. Tapi saya ingin menampilkan sebuah kisah cinta di tengah konflik berdarah dalam sejarah kita," tutur Denny Siregar, Produser Film Kupu Kupu Kertas, yang tahun lalu merilis film mega box-office Sayap-Sayap Patah.

Film ini mengambil lokasi syuting utama di Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur, dengan mengangkat tema, drama dua remaja yang dibalut oleh peristiwa sejarah yang pernah terjadi pada tahun 1965 di Banyuwangi, dimana hubungan mereka terhalang karena perbedaan ideologi di keluarga mereka.
 
Film ini disutradarai oleh Emil Heradi, yang sebelumnya dikenal sebagai sutradara Night Bus, Film Terbaik FFI 2017.
 

Kupu Kupu Kertas dibintangi sejumlah artis berpengalaman, seperti Amanda Manopo, Chicco Kurniawan, Iwa K, Reza Arap, Ayu Laksmi, Fajar Nugra, Seroja Hafiedz.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R