Jadi Seorang Indigo, Sara Wijayanto Ngaku Capek, Kenapa?

AKURAT.CO - Sara Wijayanto kembali bermain film. Kali ini Ia berperan sebagai Sekar dalam film 'Indigo: What do you see?'.
Bercerita mengenai seorang anak yang memiliki kemampuan untuk melihat hantu hingga masa lalu, Sara mengaku sebagai seorang Indigo cukup berat.
"Jadi sebenarnya kalau misalnya dibilang ini kutukan aku kadang merasa gitu, karna capeknya setengah mati. Kayak gini nih, aku masuk ke ruang, aku bisa merasakan semua energi orang di sini, dan kadang-kadang tuh kayak nggak bisa nafas, kayak bisa merasakan ada yang lagi sedih, ada yang lagi ini," ujar Sara WIjayanto di Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
"Nah, PR nya adalah gimana cara nya aku bisa menjalani kehidupan ini dengan normal? Ini sampai hari ini, 44 tahun masih terus belajar, gimana ya untuk menyelaraskan yang aku punya? Untuk berbagi apa yang aku punya, untuk membantu orang lain. Dan ya itu pelajarannya nggak akan ada habisnya," tambahnya.
Wanita 44 tahun itu mengaku sempat beberapa kali merasakan capek. Namun tidak lama kemudian, Ia berpikir bahwa kemampuannya itu diberikan Tuhan untuk dapat membantu orang lain.
Baca Juga: Alas Ketonggo, Tempat Mistis yang Melekat di Hati Sara Wijayanto
"Cuma kalau kadang-kadang ini merasakan kutukan kadang-kadang ada, namanya manusia pasti merasa capek, tapi kembali lagi aku ingat, 'Oh mungkin Tuhan kasih aku ini ada maksudnya, pasti ada bisa ada sedikit membantu orang lain atau mungkin ya udah aku terima'," ucapnya.
"Jadi, masuk usia 30 tahun itu aku terima, ya namanya manusia pasti ada capeknya, cuma itu ya survive mood aja, jadi kadang capek, terus 'Oh iya gue nggak boleh nyerah'. Jalankan saja, karena omongan org segala macem itu aku berusaha ya udahlah, kalau aku dengerin orang aku nggak akan bisa hidup," katanya lagi.
Sekedar informasi, film Indigo: What do you see? akan rilis di bioskop Indonesia mulai tanggal 19 Oktober. Di dalam film ini, Sara akan beradu akting dengan Amanda Manopo dan Aliando Syarief.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









