Pesulap Merah Tegas Bela Istri Kedua, Bantah Tuduhan Pelakor hingga Penyebab Kematian Istri Pertama

AKURAT.CO Pesulap Merah akhirnya angkat suara menanggapi gelombang hujatan yang diarahkan kepada istri keduanya, Ratu Rizky Nabila, usai dirinya mengumumkan praktik poligami ke publik.
Pria bernama asli Marcel Radhival itu membagikan tangkapan layar komentar warganet yang mempertanyakan posisi sang istri kedua dalam rumah tangganya.
Salah satu akun dengan nama @mufista2 bertanya mengenai apakah benar Ratu Rizky Nabila adalah seorang pelakor.
"Benarkah kakak pelakor yang menyebabkan istri pertama depresi hingga meninggal dunia," kata netizen.
Pertanyaan tersebut sebelumnya telah ditanggapi oleh Ratu Rizky Nabila di akun TikTok pribadinya. Dia menjawab singkat.
"Jika asumsimu seperti itu, lalu apa yang kau harapkan?"
Namun, komentar lain dari akun @dianarhma.3696 kembali meminta klarifikasi lebih tegas terkait tudingan tersebut.
Menanggapi hal itu, Pesulap Merah pun memberikan pembelaan secara terbuka melalui Instagram Story pribadinya.
"Istri kedua saya BUKAN PELAKOR, apalagi PEMBUNUH," ujarnya tegas dalam unggahan tersebut.
Pesulap Merah menekankan bahwa sejak awal pernikahan, Ratu Rizky Nabila tidak pernah memiliki niat untuk memisahkannya dari istri pertama, almarhumah Tika Mega Lestari.
Bahkan, dia menyebut sang istri kedua memiliki prinsip yang justru mendukung keutuhan rumah tangga sebelumnya.
"Bahkan, istri kedua saya punya prinsip, kalau sampai saya dan Rohimahalloh (almarhumah Tika Mega Lestari) bercerai, dia juga mau cerai," kata sang pesulap.
Dia juga mengungkap bahwa Ratu kerap mengingatkannya untuk tetap merawat almarhumah Tika yang sering menjalani perawatan di rumah sakit. Bahkan, menurutnya, sang istri kedua pernah menawarkan diri untuk membantu proses pengobatan.
Ratu disebut siap mendonorkan kulitnya untuk proses pencangkokan saat operasi ketiga almarhumah Tika. Namun rencana tersebut tidak terlaksana karena pihak keluarga tidak mengabarkan jadwal tindakan medis itu.
Selain membela sang istri, Pesulap Merah juga menanggapi pernyataan mertuanya yang menilai dirinya jarang mendampingi istri saat sakit. Dia mengakui memang tidak selalu bisa hadir secara langsung karena tuntutan pekerjaan.
"Jangankan istri saya, orang tua saya dirawat beberapa kali di rumah sakit pun saya tidak bisa menemeni karena harus kerja ke sana sini. Tapi ada kru saya yang menemani," katanya.
Menurutnya, latar belakang keluarga yang serba kekurangan membuat dirinya harus menjadi tulang punggung sejak usia 16 tahun.
Dia menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap tiga perusahaan yang dikelolanya membuatnya tidak bisa berhenti bekerja.
Baca Juga: Pesulap Merah Disomasi Persatuan Debus, Ada Apa?
Meski jarang berada di sisi almarhumah saat sakit, dia memastikan seluruh kebutuhan sang istri terpenuhi dengan layak.
"Hanya karena saya tidak bisa hadir 24 jam ketika Rohimahalloh sakit, langsung dituduh menelantarkan," ungkap Pesulap Merah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









