Akurat

Inul Daratista Dirawat Intensif Akibat Infeksi Pencernaan, Harus Konsumsi Antibiotik Lewat Infus

Nuzulul Karamah | 18 Februari 2026, 19:47 WIB
Inul Daratista Dirawat Intensif Akibat Infeksi Pencernaan, Harus Konsumsi Antibiotik Lewat Infus

AKURAT.CO Pendangdut senior Inul Daratista baru-baru ini mengungkap kondisi kesehatannya yang sempat menurun drastis akibat infeksi serius pada sistem pencernaan.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan adanya beberapa mikroorganisme berbahaya yang menginfeksi tubuhnya.

"Obat untuk parasit, amoeba, fungus, sama clostridium," ujar Inul saat ditemui di kawasan Jakarta belum lama ini.

Baca Juga: Tahan Godaan, Inul Daratista Enggan Terima Tawaran Jadi Anggota DPR

Karena infeksi yang dialaminya cukup kompleks, Inul harus menjalani pengobatan dengan antibiotik dosis tinggi. Dia mengaku mengonsumsi tiga jenis antibiotik sekaligus.

"Obatnya berapa ya? Tiga. Tapi tiga dosisnya 500 (mg). Semuanya antibiotik," jelas Inul Daratista.

Namun, kondisi lambungnya yang sensitif membuat pengobatan tidak bisa dilakukan secara oral. Dia pun harus menerima antibiotik melalui infus agar tidak memperparah gangguan lambungnya.

"Kena lambung. Jadi lewat infusan gitu," lanjutnya.

Pengalaman jatuh sakit hingga sempat pingsan menjadi peringatan serius bagi pelantun lagu "Goyang Inul" tersebut.

Kini, dirinya harus menjalani pola hidup yang lebih terkontrol, terutama dalam hal asupan makanan.

Saat berbincang dengan sang suami, Adam Suseno, Inul sempat menyinggung banyaknya pantangan yang harus dipatuhi.

"Pantangannya udah banyak ya yang ya?" ujarnya.

Untuk sementara waktu, Inul hanya diperbolehkan menyantap makanan bertekstur lembut.

"Makannya udah lontong, makan halus-halusan," katanya.

Baca Juga: Inul Daratista Bersyukur Bisa Cium Ka'bah Saat Umrah

Sayuran pun harus diolah secara sederhana tanpa tambahan santan.

"Belum boleh yang kayak santan gitu belum boleh," lanjutnya.

Selain itu, produk olahan susu seperti keju juga masuk daftar larangan karena kondisi lambungnya yang disertai GERD.

"Sementara belum boleh yang apa ya... yang keju-keju gitu. Karena kan ada lambung ya, ada GERD," jelas Inul.

Tak hanya pola makan, jadwal kerja Inul kini ikut diatur lebih ketat oleh sang suami. Adam membatasi aktivitas istrinya agar tidak terlalu padat dalam sehari.

"Pokoknya jadwal itu sebenarnya enggak boleh sehari dua kali. Pokoknya satu program sehari gitu," ungkap Inul.

Adam disebut selalu memastikan kondisi fisik Inul sebelum dia menerima pekerjaan tambahan.

"Biasanya kalau dobel-dobel, 'udah oke belum badannya, staminanya?' gitu. Dia lebih protek sih," tambahnya.

Meski harus menjaga kondisi tubuh, Inul mengaku menjelang bulan Ramadan dirinya akan sedikit meningkatkan ritme kerjanya.

"Karena menjelang mau Ramadan, jadi dipol-polin dulu kerjanya," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.