Dicap Laki-laki Redflag, Andrew Andika: Jangan Asal Judge

AKURAT.CO Aktor Andrew Andika buka suara terkait tanggapan netizen yang menilainya adalah laki-laki redflag dalam hubungan.
Baca Juga: Andrew Andika Akui Sulit Bangun Kepercayaan dengan Pacar Saat Ini, Kenapa?
Dia menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik.
"Ya aku yakin bukan cuma gue doang yang bisa menjadi redflag, jadi, kayaknya bukan hak kalian juga untuk men-judge orang itu bisa redflag atau enggak," ujar Andrew Andika saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2025).
Andrew pun mengaku kehidupan masa lalu tak menentukan masa depan seseorang. Menurutnya dengan adanya perubahan menjadi pribadi yang lebih baik, membuatnya akan lepas dari cerita masa lalu.
"Toh banyak juga yang dari, orang yang sudah punya masa lalu jelek atau segala macam, di saat mereka benar-benar pengin berubah ya mereka berubah menjadi orang yang lebih baik. Nanti itu akan terbukti juga di saat sudah melewati itu semua," bebernya.
Setelah melalui berbagai pengalaman hidup, Andrew mengaku kini lebih berhati-hati dan memilih untuk mendekatkan diri pada nilai-nilai kebaikan, termasuk agama.
"Mungkin lebih aware dan tahu lagi mana yang baik dan buruk, bisa lebih menjaga hati lagi, bisa lebih mendekatkan diri sama agama, berusaha memageri diri aku dari godaan dan hal-hal yang ada di luar sana yaa itu sih," tuturnya.
Baca Juga: Move On, Andrew Andika Kenalkan Kekasih Baru ke Keluarga dan Anak
Memiliki hubungan yang cukup rumit dengan percintaan sebelumnya ternyata membuat Andrew sulit untuk meyakinkan keluarga pasangannya saat ini.
"Iya (jadi sulit meyakinkan keluarga pasangan), karena aku juga kan..semua orang tahu apa segala macem jadinya," beber Andrew.
"Tapi alhamdulillahnya mereka mau terima, alhamdulillahnya mereka bisa terima aku apa adanya dan mereka baik sekali menanggapinya dan justru mereka mendukung," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









