Terus Dipojokkan Ahmad Dhani, Agnez Mo Akhirnya Buka Kartu Pentolan Dewa 19

AKURAT.CO Agnez Mo kembali buka suara terkait kisruh hak cipta yang menyeretnya atas kasus dugaan pelanggaran hak cipta.
Agnez Mo juga menjawab perihal absennya dirinya saat hendak dihubungi oleh Ahmad Dhani sejak satu tahun yang lalu.
Baca Juga: Kemenangan Ari Bias Atas Agnez Mo Dipertanyakan Melly Goeslaw, Kenapa Penyanyi yang Bayar?
Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Agnez menceritakan jika dirinya memiliki tiga buah gawai. Salah satu gawainya menggunakan nomor yang jarang dipakainya. Nomor tersebutlah ternyata yang kerap dihubungi oleh Ahmad Dhani.
"Gua kan sekarang 85 persen tinggal di Amrik. Jadi memang HP yang ini, gua jarang buka. Nah 8 bulan lalu, makanya sebenarnya gua enggak enak loh buka di sini," kata Agnez Mo dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (18/2/2025).
Agnez juga menegaskan jika Ahmad Dhani menghubunginya justru perihal persoalan lain bukan terkait permasalahan yang belakangan ramai diperbincangkan.
"Dia itu ada hubungin tapi soal minta video dukung dia di DPR, jadi enggak ada konteks sama sekali dengan masalah ini. Gua enggak mau buka kartunya loh sebenarnya, gua enggak enak. Aduh, Mas Dhani, sorry banget kalau aku mesti ngomong di sini," bebernya.
"Jujur aja, pada saat aku dengar itu, aku agak kecewa dan sedih. Kok bisa ya diputarbalikkan kaya gini?" tambahnya.
Agnez menegaskan bahwa kala itu Ahmad Dhani menghubunginya sebab meminta dukungan untuk pencalonannya sebagai Anggota DPR, dan dia menolak secara halus.
"Dia memang kontak 8 bulan lalu minta dukungan di DPR dan memang aku bilang, 'Gua enggak main gitu-gituan. Gua enggak bisa. I am so sorry, Mas Dhani,'" jawab Agnez.
Baca Juga: Sidang Perdana Gugatan Ari Bias ke Agnez Mo Digelar 19 September
Pelantun Tak Ada Logika itu juga menceritakan jika Ahmad Dhani sempat menghubunginya lagi namun hanya mengirimkan sebuah artikel.
"Setelah itu dia ada kasih blast artikel. Memang ada dia ngomong juga 'aku rasa kita perlu ketemu,' tapi itu tidak ada konteksnya. Jadi dia tidak pernah menghubungi untuk bicara masalah hak cipta, cuma ngajak ketemu. Gua di Amrik waktu itu kan. Cuma gua bacanya beberapa bulan setelahnya," jelasnya.
"Kalau memang mau bahas soal hak cipta, sudah masuk ke ranah hukum. Jadi bukan hal yang bisa gua omongin begitu saja," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









