Dianggap Sebagai Insan Film Berprestasi, Ini 5 Duta FFI 2024

AKURAT.CO Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2024 telah mengumumkan para Duta FFI 2024.
Kelima Duta FFI ini akan memperkenalkan dan mempromosikan tema FFI 2024, yaitu Merandai Cakrawala Sinema Indonesia.
Duta FFI 2024 yaitu Slamet Rahardjo Djarot, Dian Sastrowardoyo, Kamila Andini, Lutesha Sadhewa, dan Bryan Domani.
Mereka dipilih karena dianggap sebagai insan film berprestasi dari berbagai generasi
Pemilihan Duta FFI adalah langkah konkret dalam mewujudkan tema FFI 2024, yang bertujuan untuk menunjukkan kolaborasi dalam membangun ekosistem perfilman Indonesia yang kreatif, inovatif, inklusif, dan produktif.
Baca Juga: Asus Zenfone 11 Ultra Hadir dengan Teknologi Kamera Terbaru, Segini Harganya
Berikut Duta FFI 2024 beserta jejak karirnya yang telah dikutip dari berbagai sumber.
1. Bryan Domani
Aktor muda Bryan Domani dikenal melalui peran-perannya di berbagai serial televisi sebelum merambah ke film layar lebar.
Saat ini, ia menjadi salah satu aktor andalan para produser dan sutradara dengan membintangi film-film blockbuster seperti Miracle in Cell no. 7, Ketika Berhenti di Sini, 172 Days dan Temurun.
2. Slamet Rahardjo Djarot
Slamet Rahardjo Djarot adalah seorang aktor, sutradara, dan penulis skenario yang telah berkarya selama lebih dari 50 tahun.
Slamet telah meraih banyak penghargaan, termasuk beberapa Piala Citra untuk Aktor Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Penata Musik Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, dan Sutradara Terbaik.
Ia dikenal luas dalam dunia teater, sinema, dan seni pertunjukan, serta menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di industri film Indonesia.
3. Dian Sastrowardoyo
Dian Sastrowardoyo memulai karier aktingnya dengan film Bintang Jatuh.
Ia terkenal dengan perannya sebagai Cinta di film Ada Apa Dengan Cinta? dan perannya sebagai Daya di Pasir Berbisik (2001), yang membawanya meraih berbagai penghargaan internasional, termasuk Silver Screen Award Best Actress di Singapore International Film Festival dan Lotus Best Actress di Deauville Asian Film Festival.
Dian tetap aktif dalam dunia perfilman dan telah berperan dalam berbagai film serta serial, seperti Gadis Kretek.
Ia juga mengembangkan keterampilannya dalam menulis dan menyutradarai film, dengan karya seperti Nougat (2020) dan Dini Hari (2022).
Dian telah dinominasikan untuk empat Piala Citra FFI untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dengan satu kemenangan untuk Ada Apa Dengan Cinta?.
Baca Juga: Pertamina Cetak Laba Rp72 T di 2023
4. Lutesha Sadhewa
Lutesha Sadhewa memulai kariernya sebagai aktris dalam film pendek The Junk Society (2012).
Lulusan Sastra Belanda dari Universitas Indonesia ini telah tampil dalam berbagai film dan berperan aktif di industri film Indonesia, termasuk sebagai duta merek untuk Jakarta Film Week 2023.
Lutesha mendapat nominasi Piala Citra untuk Pemeran Pendukung Wanita Terbaik di FFI 2023 berkat perannya dalam film The Big 4 (2022).
5. Kamila Andini
Kamila Andini adalah sutradara yang telah menerima banyak penghargaan atas karya-karyanya.
Debut penyutradaraannya adalah Rahasia Dibalik Cita Rasa (2002).
Kamila juga mendapat nominasi Piala Citra di FFI 2018 untuk film Sekala Niskala dan beberapa nominasi di berbagai festival film internasional.
Selain itu, Kamila juga memenangkan Piala Citra 2011 kategori Cerita Asli Terbaik untuk film The Mirror Never Lies yang juga mendapat penghargaan internasional seperti di Festival Film Internasional Tokyo, Hongkong, dan Berlin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









