Omara Esteghlal Menang Piala Citra 2025, Sampaikan Pidato Penuh Emosi dan Seruan Lawan Diskriminasi

AKURAT.CO, Aktor muda Omara Esteghlal tampil mencuri perhatian dalam malam puncak Festival Film Indonesia (FFI) 2025.
Usai diumumkan sebagai pemenang Piala Citra, Omara menyampaikan pidato penuh emosi yang tidak hanya berisi ucapan terima kasih, tetapi juga pesan sosial yang kuat.
Di atas panggung, Omara mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang dia raih. Dirinya merasa terhormat dapat bersanding dengan para aktor senior yang selama ini menjadi inspirasinya. "Alhamdulillah… aku amat bersyukur bisa bahkan dinominasikan bersama yang aku idolakan,” ujarnya.
Baca Juga: Kasmaran! Pacaran dengan Omara Esteghlal Bikin Prilly Latuconsina Makin Semangat Berkarya
Dedikasikan Piala untuk Keluarga dan Ucapkan Terima Kasih kepada Prilly Latuconsina
Dalam pidatonya, Omara mendedikasikan keberhasilannya kepada keluarga tercinta, terutama sang ibu yang hadir langsung dalam acara tersebut. “Aku berterima kasih kepada keluargaku, Bunda yang ada di sini,” katanya.
Dia juga memberikan apresiasi khusus kepada Prilly Latuconsina, yang terlibat dalam penyelenggaraan FFI 2025. “Dan juga untuk perempuan yang hebat sekali bisa mengurus semua acara ini, Ibu Prilly Latuconsina yang cantik di situ. Terima kasih, I love you,” ucap Omara disambut riuh penonton.
Setelah menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemain dan kru, Omara mengajak publik merenungi isu sosial yang menjadi latar karakter yang dia mainkan. Dia mengungkapkan bahwa tokoh Jefri yang dia perankan merupakan representasi dari pengalaman diskriminasi dan kebencian. “Karakterku, Jefri, adalah karakter yang tumbuh dari kebencian dan diskriminasi,” tegasnya.
Omara menekankan bahwa rasa benci yang lahir dari perlakuan tidak adil dapat menimbulkan kekerasan dan merusak tatanan sosial bila tidak diatasi.
Pidato Omara ditutup dengan harapan besar untuk Indonesia yang bebas dari diskriminasi dalam bentuk apa pun. “Semoga negara kita bisa bebas dari diskriminasi ras, suku, agama, dan kita akan terus melawan kekerasan,” serunya lantang.
Momen tersebut tidak hanya menegaskan pencapaian Omara di dunia perfilman, tetapi juga menunjukkan keberaniannya menggunakan panggung prestasi untuk menyuarakan isu kemanusiaan yang lebih luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









