Akurat

Perdana Main Film Horor, Bryan Domani Ngaku Capek Fisik dan Mental

Sri Agustina | 1 Mei 2024, 21:02 WIB
Perdana Main Film Horor, Bryan Domani Ngaku Capek Fisik dan Mental



AKURAT.CO Artis Bryan Domani didapuk untuk turut bermain dalam film bergenre horor garapan rumah produksi Sinemaku berjudul Temurun.

Temurun menjadi film horor pertama yang dimainkan oleh kekasih Mawar de Jongh itu.

Berperan sebagai tokoh Sena, Bryan mengaku main di film horor cukup melelahkan.

"Agak lebih melelahkan (secara) fisik dan mental. Selalu ada pertanyaan di diri dia, kok gini, kok gini," katanya dalam peluncuran poster dan trailer film Temurun di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Rabu (1/5/2024).

"Jadi memang package lengkap, selama main film ini cukup berat. Di sini takut, lebih ke bingung, trauma, sedih. Beruntung sih aku perdana main horor ini," tambah Bryan.

Baca Juga: Didapuk Jadi Sutradara Film Horor, Inarah Syarafina: Saya Enggak Mau Bohong, Ada Rasa Ketakutan

Berperan sebagai seorang kakak, Bryan mengaku cukup sulit. Meski dalam kehidupan nyata ia merupakan seorang kakak dari Megan Domani, namun dalam film garapan sutradara Inarah Syarafina ini dirinya mengaku kesulitan.

"(Karakter Sena) kelam, depressing, ngeselin tapi kasihan, lu ingin tendang orangnya. Tapi gue ngerti, lu kenapa ingin tendang (si Sena) ini," tutur Bryan.

Film Temurun menceritakan tentang kehidupan kakak beradik Sena (Bryan Domani) dan Dewi (Yasamin Jasem). Ibunda mereka meninggal dunia akibat kelalaian Sena.

Sampai akhirnya Sena dan Dewi dijemput oleh sang ayah untuk tinggal bersama di kota dan mewariskan perusahaan produksi daging milik keluarga.

Baca Juga: Debut Film Horor, Keisya Levronka Senang Impiannya Terwujud

Temurun tak hanya dibintangi oleh Bryan Domani dan Yasamin Jasem tapi juga ada Jajang C. Noer, Kiki Narendra dan Mian Syarafina.

Temurun akan mulai tayang serentak di bioskop pada 30 Mei 2024.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
W
Editor
Wahyu SK