Minta Capres Tes Ngaji, Alasan Kartika Putri: Dengar Presiden Turki Mengaji
Sri Agustina | 29 Januari 2024, 13:33 WIB

AKURAT.CO Kartika Putri baru-baru ini membuat heboh dunia maya terkait pernyataannya yang meminta ketiga calon presiden untuk melakukan tes ngaji.
Kartika Putri berdalih bahwa permintaannya itu bersumber lantaran dirinya pernah mendengar Presiden Turki mengaji dan bersuara merdu.
"Jadi awal cerita video itu, adalah aku nonton dulu video dari salah satu Presiden Turki. Beliau ngaji dengan suara yang sangat merdu banget dan aku kaget, percaya enggak percaya, karena suaranya masyaallah indah banget," ujar Kartika Putri saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2024).
Istri Habib Usman bin Yahya itu mengakui bahwa permintaan tersebut juga berasal dari ibu-ibu lainnya.
"Itu tuh keinginan aku kan, ibu-ibu ya maksudnya, kita lihat sesuatu, kayak kalau kita lihat bakso saja, pengen bakso kasarannya begitu," ucapnya.
Karput sapaan Kartika Putri juga mengatakan soal komentar yang sempat diucapkannya terkait salah satu capres yang menuai pro dan kontra.
"Aku enggak ngerti gitu, kenapa mereka marah. Itu lihat deh semua konten-konten aku itu bercanda, isinya lawakan. Terus aku jawab lagi 'cie marah ya, pasti paslonnya nggak bisa ngaji makanya panik,' itu tuh cuma bercandaan saja. Aku juga enggak tahu, justru aku yakin paslon-paslon aku insyaallah bisa ngaji," paparnya.
Terkait pilihannya nanti pada 14 Februari 2024 mendatang, Kartika Putri mengakui hingga kini dirinya belum menentukan bakal memilih siapa.
"Aku bilang 'aku belum tahu, aku masih salat istikharah, masih mencari yang terbaik tapi pengen deh jadinya mendengar para paslon itu ngaji, yang suaranya merdu aku coblos deh.' Jadi itu tuh sebenarnya guyonan aku sama followers aku, yang aku rasa ya, obrolan sehari-hari, aku juga orangnya bercandaan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








