Akurat

Jalani Karakter Korban Kekerasan Seksual, Yasmin Napper: Dampaknya Luas Banget

Ratu Tiara | 22 Januari 2024, 21:08 WIB
Jalani Karakter Korban Kekerasan  Seksual, Yasmin Napper: Dampaknya Luas Banget
 
AKURAT.CO Aktris Yasmin Napper turun memerankan sebuah karakter dalam series Vidio original Cinta Pertama Ayah. 
 
Berperan sebagai Amara, seorang perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual, Yasmin mengatakan bahwa ini merupakan peran yang cukup berat untuk dirinya.
 
"Peran Amara di sini berat banget, karena dia anak yang sangat cheerful tapi karena sebuah kejadian, senyuman dan tawa dia terampas," ujar Yasmin Napper di FX Sudirman, Jakarta, Senin (22/1/2024).
 
"Dari series ini bisa terlihat bahwa kejadian yang menimpanya itu berdampak besar bukan hanya ke Amara," sambungnya.
 
 
Selain itu, Yasmin berharap karakternya sebagai korban pelecehan seksual bisa terus mengingatkan kesadaran masyarakat akan dampak dari kejadian kekerasan seksual.
 
"Aku ngambil series ini, berharapnya semoga series ini bisa meningkatkan kesadaran, bisa nunjukin ke penonton bahwa ini bukan hal yang gampang dilewati. Ini lebih besar dari apapun," katanya.
 
"Gimana sih anak yang belum tahu apa-apa, tapi sekarang dia merasa semua cita-citanya hancur. Udah enggak punya cita-cita, gak berdaya, gak percaya sama siapapun," sambungnya.
 
Jauh lebih dari itu, Yasmin juga berharap kepada korban kekerasan seksual agar tak merasa sendirian. 
 
"Dan semoga Amara-Amara di luar sana enggak bakal merasa sendirian," tandasnya.
 
 
Serial Cinta Pertama Ayah akan mulai tayang pada 27 Januari 2024 mendatang. 
 
Selain Yasmin Napper, series Cinta Pertama Ayah juga dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana (Darma), Al Ghazali (Stefan), Dwi Sasono (Reza), Rianti Cartwright (Kemala), Nurra Datau (Putri), Ersa Mayori (Nabila), Chelsea Shania (Suzie). Diproduksi oleh Sky Films, series ini digarap oleh sutradara bertangan dingin, Hadrah Daeng Ratu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R