Profil Sidik Eduard, Pesinetron Yang Kini Banting Setir Jadi Abang Cilok

AKURAT.CO Setelah lama tak terlihat, artis sinetron Sidik Eduard kini kembali jadi sorotan setelah videonya berjualan cilok ramai tersebar di dunia maya.
Melalui akun Tiktoknya, @dheeduard, Eduard membagikan aktivitasnya berjualan cilok di pinggir jalan, sekaligus mempromosikan dagangannya.
Eduard sendiri sebelumnya sudah dikenal masyarakat melalui perannya dibeberapa sinetron tanah air.
Keputusan untuk banting setir menjadi penjual cilok ini diambil Eduard akibat tak ada pekerjaan dan harus memenuhi kebutuhan keluarganya.
Baca Juga: Ji Chang Wook Penasaran Rasa Cilok
Berikut profil Sidik Eduard, aktor yang kini banting setir menjadi penjual cilok:
Memiliki nama lengkap Muhammad Sidik Eduard, pria kelahiran Jakarta, 22 Maret 1997 ini merupakan blasteran Belanda-Indonesia dari ayahnya, Eduard, yang berdarah Belanda, dan Sutini, ibunya yang berdarah Jawa.
Eduard merupakan anak tunggal dan beragama Islam sejak lahir.
Eduard mengenyam pendidikan di SD Bhayangkari 3, SMP Borobudur, kemudian memutuskan homeschooling saat SMA.
Di masa perkuliahan, Eduard mengambil jurusan Film dan Televisi (FFTV) di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).
Saat ini, artis berusia 26 tahun ini sudah menikah pada 2019 dengan Dhea Salsabila Amira dan telah dikaruniai dua anak.
Baca Juga: Cara Membuat Cilok Isi Ayam, Jajanan Ekonomis untuk Teman Bersantai
Eduard pertama kali mengawali kariernya di dunia akting pada 2012 melalui sinetron pertamanya berjudul Yang Masih Dibawah Umur.
Selanjutnya, ia membintangi sinetron Berkah (2013) dan Fortune Cookie (2013). Namanya semakin melejit setelah ikut membintangi sinetron Ganteng-Ganteng Serigala (2015), kemudian sinetron Alphabet (2015), Pink Angle (2016) dan Cinderela Metropolitan (2019).
Selain sinetron, Eduard juga membintangi beberapa FTV, seperti Tak Duren Maka Tak Sayang (2015) serta Cinta Terlarang Cowok Serigala (2015).
Selain berakting, Eduard juga sempat aktif menjadi bintang iklan untuk beberapa brand.
Saat ini, Eduard mengakui ia tidak malu dengan usaha yang digelutinya sekarang. Sebelumnya, ia telah menganggur satu bulan lamanya karena tidak ada panggilan.
Maka dari itu, meski kecil-kecilan, ia bekerja demi memenuhi kebutuhan istri dan anak-anaknya. (Yasmina Nuha)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









