Update Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Cabai Merah Keriting Naik

AKURAT.CO Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat harga berbagai komoditas pangan mengalami fluktuasi, Jumat (22/11/2024). Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 08.00 WIB, terdapat perubahan signifikan pada sejumlah bahan pokok, seperti daging sapi murni yang turun menjadi Rp131.300 per kilogram (kg) dan cabai rawit merah keriting yang naik menjadi Rp30.280 per kg.
Di sektor beras, pergerakan harga terjadi pada tiga jenis utama. Beras premium mengalami kenaikan 0,65% atau Rp100 menjadi Rp15.510 per kg. Sementara itu, beras medium turun 0,07% atau Rp10 menjadi Rp13.440 per kg, sedangkan beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog naik 0,48% atau Rp60 menjadi Rp12.590 per kg.
Komoditas bawang juga mencatat penurunan harga yang signifikan. Bawang merah turun 2,89% atau Rp1.110 menjadi Rp37.270 per kg, sedangkan bawang putih bonggol naik tipis 0,10% atau Rp40 menjadi Rp41.180 per kg.
Baca Juga: PPN 12 Persen Picu Kenaikan Harga Pangan
Pergerakan harga juga terjadi pada cabai. Cabai merah keriting naik 3,84% atau Rp1.120 menjadi Rp30.280 per kg, sementara cabai rawit merah justru turun 0,18% atau Rp70 menjadi Rp39.570 per kg.
Harga daging sapi murni menunjukkan penurunan signifikan sebesar 2,44% atau Rp3.290 menjadi Rp131.300 per kg. Sebaliknya, harga ayam ras naik 2,63% atau Rp950 menjadi Rp37.080 per kg, dan telur ayam ras juga mengalami kenaikan 0,25% atau Rp70 menjadi Rp28.440 per kg.
Untuk komoditas impor, kedelai biji kering mencatat kenaikan 1,71% atau Rp180 menjadi Rp10.720 per kg. Di sisi lain, harga gula konsumsi turun 0,22% atau Rp40 menjadi Rp17.920 per kg, memberikan sedikit keringanan bagi konsumen.
Minyak goreng mengalami penurunan harga di kedua kategori. Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,60% atau Rp110 menjadi Rp18.280 per kg, sedangkan minyak goreng curah mencatat penurunan signifikan 5,35% atau Rp910 menjadi Rp16.110 per kg.
Harga tepung terigu juga mengalami fluktuasi. Tepung terigu curah naik 0,30% atau Rp30 menjadi Rp10.150 per kg, sementara tepung terigu non-curah turun 0,69% atau Rp90 menjadi Rp12.980 per kg.
Komoditas jagung di tingkat peternak mencatat kenaikan tertinggi, naik 5,36% atau Rp320 menjadi Rp6.290 per kg. Sebaliknya, garam halus beryodium mengalami penurunan 1,21% atau Rp140 menjadi Rp11.390 per kg.
Di sektor perikanan, harga ikan mengalami tren penurunan. Harga ikan kembung turun 0,05% atau Rp20 menjadi Rp37.140 per kg, ikan tongkol turun 1,06% atau Rp330 menjadi Rp30.940 per kg, dan ikan bandeng turun 2,80% atau Rp930 menjadi Rp32.330 per kg.
Fluktuasi harga ini mencerminkan dinamika pasar pangan nasional yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk distribusi, permintaan, serta kondisi cuaca. Pemerintah terus memantau situasi untuk memastikan kestabilan harga pangan, terutama menjelang akhir tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










