Akurat Logo

Ekspor Minyak Atsiri RI Ditarget Tembus USD500 Juta Sebelum 2029

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 8 November 2026, 19:50 WIB
Ekspor Minyak Atsiri RI Ditarget Tembus USD500 Juta Sebelum 2029
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri minyak atsiri nasional agar mampu meningkatkan nilai tambah dan memperluas penetrasi di pasar global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Konferensi Nasional Minyak Atsiri (KNMA) 2026.

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza mengatakan, melalui KNMA pihaknya ingin mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem industri atsiri untuk berbagi pengetahuan, mengidentifikasi peluang dan tantangan, serta membangun kolaborasi yang lebih kuat.

Baca Juga: Cegah Bahan Baku Emas Mengalir ke Luar Negeri, Kemenperin Dorong Bea Keluar Tetap Berlaku

“Dengan demikian, industri minyak atsiri nasional dapat tumbuh semakin kompetitif, memberikan nilai tambah, dan berkelanjutan,” kata Faisol dikutip, Minggu (8/11/2026).

Kolaborasi tersebut menjadi penting mengingat Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri minyak atsiri yang didukung oleh kekayaan keanekaragaman hayati dan ketersediaan berbagai komoditas unggulan di sejumlah daerah.

Komoditas seperti nilam, cengkeh, pala, serai wangi, dan berbagai tanaman penghasil minyak atsiri lainnya memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Baca Juga: Keramik China dan India jadi Sorotan, Kemenperin Siapkan Langkah Antidumping

Potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui penguatan industri pengolahan, peningkatan kualitas dan kontinuitas bahan baku, penerapan standardisasi, serta pengembangan inovasi dan teknologi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.