Produksi Migas Bertambah, Sumur Baru PHM Hasilkan Gas 3,3 MMscfd

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil mencatatkan capaian positif melalui pengoperasian sumur baru JUM-101 di wilayah kerja Mahakam, Kalimantan Timur.
Sumur tersebut berhasil mengalirkan gas sebesar 3,3 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd), atau mencapai 110% dari target awal sebesar 3 MMscfd.
Selain produksi gas, sumur JUM-101 juga memberikan tambahan produksi minyak sebesar 250 barel minyak per hari (BOPD). Keberhasilan ini menjadi kontribusi positif dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional.
Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Tambah Pasokan Gas dari Platform WPN-6
Kegiatan pengeboran sumur JUM-101 dilaksanakan pada 20 Juli hingga 4 Agustus 2026 dengan menggunakan Jack Up Rig Tasha. Setelah melalui serangkaian tahapan pekerjaan teknis, sumur tersebut resmi melaksanakan Put on Production (PoP) atau mulai berproduksi pada 7 November 2026 dengan menggunakan Barge AWB Bayu Cakrawala.
Rangkaian pekerjaan yang dilakukan meliputi cement log, Coiled Tubing (CT) Unload, initial perforation, hingga pemasangan Thru Tubing Ceramic Screen. Berdasarkan hasil clean up pada bukaan choke 36/64 inci, sumur JUM-101 mampu menghasilkan aliran gas sebesar 3,3 MMscfd dan minyak 250 BOPD.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengapresiasi keberhasilan PHM dalam merealisasikan produksi sumur baru tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan koordinasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasi hulu migas.
Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Dorong Peningkatan Produksi Migas WK Mahakam
"Keberhasilan sumur JUM-101 yang mampu menghasilkan gas sebesar 3,3 MMscfd atau 110 persen dari target, serta tambahan produksi minyak sebesar 250 BOPD, merupakan kabar baik bagi industri hulu migas nasional, kami mengapresiasi upaya PHM dan seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga sumur ini dapat berproduksi sesuai harapan, bahkan melampaui target," kata Djoko dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026) malam.
Djoko menambahkan, optimalisasi produksi dari sumur-sumur baru menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga dan meningkatkan kinerja produksi migas nasional.
"SKK Migas terus mendorong KKKS untuk meningkatkan kinerja operasi, mempercepat realisasi pengeboran, serta mengoptimalkan potensi setiap wilayah kerja. Setiap tambahan produksi, baik minyak maupun gas, memiliki arti penting dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional," tambahnya.
Keberhasilan produksi sumur JUM-101 diharapkan menjadi momentum positif bagi PHM untuk terus meningkatkan kinerja operasional serta mengoptimalkan potensi sumber daya migas di Wilayah Kerja Mahakam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







