Akurat Logo

KAI Perkuat Perawatan Jalur Kereta, 20.581 Bantalan Ditangani

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 28 Oktober 2026, 09:20 WIB
KAI Perkuat Perawatan Jalur Kereta, 20.581 Bantalan Ditangani
Ilustrasi revitalisasi Rel Kereta Api oleh Pihak PT KAI - Dok. PT KAI

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan pemeliharaan berbagai komponen prasarana, termasuk bantalan rel yang berperan menjaga posisi rel dan menyalurkan beban kereta ke struktur di bawahnya.

Realisasi perawatan KAI sepanjang tahun ini mencapai 20.581 batang bantalan rel, terdiri atas 17.025 bantalan beton dan 3.556 bantalan sintetis.

Perawatan bantalan menjadi bagian dari pemeliharaan jalur secara berkelanjutan. Kondisi rel, bantalan, wesel, jembatan, serta saluran drainase juga perlu diperhatikan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan untuk mendukung kestabilan jalur dan mengantisipasi potensi gangguan operasional.

Baca Juga: PT KAI Properti Mulai Diadili dalam Skandal Korupsi DJKA Kemenhub

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, pemeliharaan prasarana dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan kondisi jalur dan kebutuhan penanganan di setiap wilayah.

“Setiap komponen jalur memiliki peran dalam menjaga keselamatan perjalanan. Karena itu, pemeriksaan dan perawatan dilakukan secara berkala agar kondisi prasarana tetap terjaga sesuai standar operasional,” kata Anne, Selasa (27/10/2026) malam.

Selain bantalan beton, KAI menggunakan bantalan sintetis berbahan Fiber Reinforced Foamed Urethane pada konstruksi tertentu, termasuk jembatan baja.

Material ini memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan dan berpotensi memiliki umur teknis lebih panjang dibandingkan bantalan kayu, sehingga menjadi salah satu alternatif dalam pemeliharaan prasarana.

Pengadaan bantalan sintetis sepanjang 2022–2026 tercatat sebanyak 68.501 batang. Penggunaan material tersebut turut mendukung upaya mengurangi kebutuhan penggantian bantalan kayu pada konstruksi yang sesuai.

Kesiapan jalur menghadapi perubahan cuaca juga memerlukan perhatian terhadap kondisi tanah, lereng, dan sistem drainase di sekitar rel. Pemeriksaan serta penanganan dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan agar potensi gangguan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Baca Juga: PT KAI Tutup 80 Pelintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

“Pemeliharaan prasarana merupakan pekerjaan berkelanjutan yang perlu menyesuaikan kondisi setiap lintas. Kami terus memperhatikan hasil pemeriksaan dan kebutuhan perawatan untuk mendukung perjalanan yang aman dan andal,” ujar Anne.

KAI mengimbau pelanggan untuk mengikuti informasi perjalanan melalui kanal resmi serta memperhatikan arahan petugas apabila terjadi penyesuaian operasional.

“Melalui pemeliharaan yang terencana dan penggunaan material sesuai kebutuhan, KAI terus menjaga kualitas prasarana untuk mendukung perjalanan kereta api dalam berbagai kondisi cuaca,” tutur Anne.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.