Baru Tersalurkan 28,85 Persen, Pemerintah Kebut Bantuan Pangan Untuk Lampung

AKURAT.CO Pemerintah mempercepat penyaluran bantuan pangan beras periode Juli-September 2026 di Provinsi Lampung.
Langkah tersebut dilakukan ketika realisasi penyaluran baru mencapai 28,85% dari total 1.242.582 penerima bantuan pangan (PBP).
Percepatan distribusi dilakukan untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang dan periode paceklik yang berpotensi menekan kondisi pangan serta daya beli masyarakat.
Baca Juga: Distribusi Bantuan Pangan Masih Rendah, Bos Bulog: Agar Harga Terkendali
Pemerintah menargetkan bantuan segera diterima kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya penerima yang masuk kelompok desil satu hingga empat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, pemerintah tidak ingin masyarakat menghadapi periode kemarau dan paceklik tanpa dukungan pangan.
“Pemerintah tidak ingin masyarakat menghadapi kemarau dan paceklik sendirian. Bantuan pangan harus segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Zulhas dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Data pemerintah menunjukkan dari 1.242.582 PBP di Provinsi Lampung, realisasi penyaluran bantuan pangan baru mencapai 28,85%.
Kondisi serupa juga terlihat di Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki 182.398 PBP dengan realisasi penyaluran sebesar 19,37%.
Angka tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mendorong percepatan distribusi alokasi bantuan pangan periode Juli-September 2026.
Penyaluran ditargetkan berlangsung tepat sasaran kepada masyarakat yang telah tercatat sebagai penerima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









