Vale IGP Morowali Catat Penjualan 2,2 Juta Ton Ore di Awal 2026

AKURAT.CO PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang merupakan anggota holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menunjukkan ketangguhan operasionalnya.
Memasuki awal tahun 2026, perusahaan berhasil mencatatkan produksi dan penjualan mencapai 2,2 juta ton ore. Angka tersebut bukan sekadar statistik produksi, melainkan representasi dari disiplin eksekusi, perencanaan yang matang, serta soliditas kolaborasi lintas fungsi di seluruh lini operasional.
Di tengah tantangan cuaca, dinamika pasar yang fluktuatif, hingga peningkatan standar kepatuhan dan tata kelola lingkungan, PT Vale IGP Morowali mampu menjaga ritme produksi dan pengiriman sesuai target yang telah ditetapkan.
Direktur dan Chief Project Officer PT Vale Indonesia, Muhammad Asril, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen perusahaan dan dukungan para pemangku kepentingan.
Baca Juga: Harga Nikel Tertekan, Vale Mampu Bukukan Pendapatan USD902 Juta per November 2025
“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh karyawan, mitra kerja, kontraktor, pemerintah, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan penuh sehingga operasional dapat berjalan dengan baik di tengah berbagai tantangan,” kata Asril dalam keterangannya, Sabtu (14/2/2026).
Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya berbicara tentang angka produksi dan penjualan, namun juga tentang konsistensi dalam menjalankan prinsip pertambangan yang bertanggung jawab.
Perseroan terus memastikan bahwa setiap aktivitas operasional dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat sekitar wilayah operasi.
Hingga akhir Januari 2026, telah dilakukan hydroseeding seluas 16 hektare, pemasangan pengendalian erosi di Mine Haul Road, dan fasilitas nursery berkapasitas awal 400 ribu bibit per tahun untuk mendukung reklamasi pascatambang.
Sementara itu, Head of Mine Operation Bahodopi PT Vale Indonesia, Wafir menambahkan bahwa pencapaian awal tahun ini menjadi bukti kesiapan proyek dalam menjaga stabilitas operasional jangka panjang.
“Keberhasilan ini merupakan hasil penguatan sistem operasional, perencanaan tambang yang terintegrasi, dan koordinasi yang solid antara tim proyek dan operasional. Kami terus meningkatkan efisiensi, pengendalian risiko, serta implementasi standar keselamatan dan lingkungan yang ketat untuk memastikan keberlanjutan proyek ke depan,” jelas Wafir.
Wafir menekankan bahwa tantangan industri pada awal 2026 justru menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat ketangguhan organisasi. “Industri ini sangat dinamis. Karena itu, kami terus beradaptasi, memperkuat kolaborasi internal, dan menjaga komunikasi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” tambahnya.
Capaian 2,2 juta ton ore pada produksi dan penjualan ini menjadi fondasi kuat bagi target kinerja perusahaan sepanjang 2026. Dengan perencanaan yang matang dan disiplin eksekusi, PT Vale IGP Morowali menargetkan pertumbuhan yang seimbang antara produktivitas dan tanggung jawab lingkungan.
Melalui semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT Vale IGP Morowali optimistis dapat menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan tetap menjunjung integritas, keselamatan, serta komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan. Capaian awal 2026 ini bukan hanya soal volume produksi, tetapi tentang konsistensi, sinergi, dan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 5Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 6Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Harga Cabai Berangsur Turun Awal November
- 10Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia






