Proyek Cisem 2 On Track, Jual Beli Gas Ditargetkan Mulai Juni 2026

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan proyek jaringan pipa gas Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap 2 berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai pada tahun ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menyampaikan, progres pembangunan Cisem 2 saat ini masih berada pada jalur yang telah ditetapkan (on target).
Penyelesaian fisik proyek ditargetkan rampung pada Maret 2026, sementara aktivitas jual beli gas direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026.
“Cisem 2 sesuai target. On target, dan insyaallah tahun ini selesai. Insyaallah tahun ini, Maret fisik sudah selesai, Juni sudah boleh jual beli gas,” kata Laode di Kementerian ESDM, Rabu (21/1/2026).
Baca Juga: KPPU Resmi Bawa Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Pipa Gas CISEM 2 ke Persidangan
Selain Cisem 2, Laode juga memberikan pembaruan terkait proyek pipa gas Duri–Sei Mangkei (Dusem). Ia menyebutkan bahwa pembangunan Dusem dijadwalkan mulai pada tahun 2026.
“Yang Dusem tahun ini mulai. Selesai Insyaallah 2028 Gas dari Andaman masu dialirkan ke Dusem,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap 2 sudah mencapai 86%.
Adapun, pemerintah terus mendorong pengembangan infrastruktur gas bumi demi menjaga ketersediaan energi yang terjangkau dan berkesinambungan bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap 2.
Sebagai salah satu proyek strategis nasional, Pipa Gas Cisem dirancang menyalurkan gas dari Jawa Timur ke Jawa Barat guna mendukung ketahanan energi dan menurunkan biaya distribusi.
Koordinator Perencanaan Pembangunan Sugiarto menyampaikan capaian progres pembangunan pipa Cisem tahap 2 saat ini berada diangka 86%.
“Saat ini progresnya secara fisik itu actual di 86,1%. Capaian tersebut dapat dibilang ahead ya dari plan semula 84,8%. Jadi 1,3% lebih cepat dari plan semula yang ditargetkan,” kata Sugiarto dikutip, Minggu (28/9/2025).
Sugiarto menambahkan, pihaknya optimis proyek pipa sepanjang kurang lebih 245 kilometer bisa segera beroperasi setelah penyelesaiannya pada Maret 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









