Akurat

Mengenal RFCC Complex, Fasilitas Canggih di RDMP Balikpapan Penghasil BBM Euro 5

Yosi Winosa | 13 Januari 2026, 23:26 WIB
Mengenal RFCC Complex, Fasilitas Canggih di RDMP Balikpapan Penghasil BBM Euro 5

AKURAT.CO Proyek RFCC Complex RDMP Balikpapan menjadi salah satu tonggak terpenting dalam transformasi kilang PT Pertamina menuju standar kilang kelas dunia dan produksi energi yang lebih bersih.

Melalui fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) ini, Pertamina tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kompleksitas kilang, tetapi juga menggeser paradigma industri pengolahan minyak nasional ke arah efisiensi tinggi, nilai tambah besar, dan emisi yang lebih rendah.

Bagi generasi muda, profesional energi, hingga investor sektor migas, RFCC Complex di Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan menjadi contoh nyata bagaimana modernisasi infrastruktur energi berdampak langsung pada ketahanan energi nasional, kualitas bahan bakar, serta daya saing Indonesia di peta energi global.

Baca Juga: Pertagas Perkuat RDMP Balikpapan melalui Pipa Gas Senipah–Balikpapan

Dengan kemampuan memproduksi BBM berstandar Euro 5, fasilitas ini menjawab tuntutan transisi energi tanpa mengorbankan kebutuhan energi domestik.

Apa Itu RFCC Complex di RDMP Balikpapan?

Teknologi Inti Modernisasi Kilang Pertamina

RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) Complex merupakan fasilitas pengolahan residu minyak mentah berteknologi tinggi. Unit ini mengolah fraksi minyak berat menjadi produk bernilai tinggi seperti:

  • Bensin berkualitas tinggi
  • Solar rendah sulfur
  • LPG
  • Propylene dan sulfur untuk industri petrokimia

RFCC menjadi “jantung” dari RDMP Balikpapan, karena menentukan kualitas output kilang sekaligus efisiensi proses secara keseluruhan.

RDMP Balikpapan: Kilang Strategis Skala Global

Meningkatkan Kapasitas dan Kompleksitas Kilang

Melalui proyek RDMP, kapasitas Kilang Balikpapan meningkat hingga sekitar 360.000 barel per hari. Lebih dari sekadar peningkatan volume, proyek ini menaikkan kompleksitas kilang, sehingga mampu mengolah minyak mentah berat dan menghasilkan produk dengan margin lebih tinggi.

Bagi Pertamina, RDMP Balikpapan adalah langkah strategis untuk:

  • Mengurangi ketergantungan impor BBM
  • Meningkatkan nilai tambah dalam negeri
  • Memperkuat posisi Indonesia di industri pengolahan migas Asia

Produksi BBM Lebih Bersih Berstandar Euro 5

Menjawab Tantangan Lingkungan dan Regulasi Global

Salah satu keunggulan utama RFCC Complex RDMP Balikpapan adalah kemampuannya menghasilkan BBM dengan kandungan sulfur sangat rendah, sesuai standar Euro 5.

Sebagai gambaran:

  • Kandungan sulfur BBM turun drastis hingga sekitar 10 ppm
  • Emisi gas buang kendaraan menjadi jauh lebih rendah
  • Dampak positif bagi kualitas udara dan kesehatan masyarakat

Ini menjadikan Kilang Balikpapan sebagai pionir kilang nasional dalam produksi BBM ramah lingkungan.

Dampak Ekonomi dan Ketahanan Energi Nasional

Lebih dari Sekadar Proyek Kilang

Keberadaan RFCC Complex tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga pada ekonomi nasional secara luas. Fasilitas ini:

  • Meningkatkan substitusi impor BBM
  • Memperkuat rantai pasok petrokimia domestik
  • Menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi industri pendukung

Dalam jangka panjang, RDMP Balikpapan memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika harga minyak global dan transisi energi.

RFCC Complex dan Arah Transisi Energi Pertamina

Transisi Energi yang Realistis dan Terukur

Di tengah dorongan global menuju energi baru dan terbarukan, RFCC Complex menunjukkan bahwa energi fosil masih dapat dikelola secara lebih bersih dan efisien. Modernisasi kilang menjadi bagian penting dari strategi transisi energi yang realistis, memenuhi kebutuhan energi hari ini, sambil menyiapkan masa depan yang lebih hijau.

Bagi Pertamina, proyek ini menegaskan komitmen untuk:

  • Mengadopsi teknologi global terbaik
  • Menekan emisi
  • Menjaga keberlanjutan bisnis energi nasional

RFCC Balikpapan, Simbol Transformasi Kilang Indonesia

RFCC Complex di RDMP Balikpapan bukan sekadar fasilitas baru, melainkan simbol lompatan besar industri kilang Indonesia menuju standar dunia. Dengan teknologi canggih, produksi BBM bersih, dan kontribusi nyata pada ketahanan energi, proyek ini memperkuat posisi Pertamina sebagai pemain energi yang adaptif dan visioner.

Ke depan, keberhasilan RDMP Balikpapan akan menjadi acuan modernisasi kilang nasional lainnya—sekaligus bukti bahwa transformasi energi bisa dimulai dari fondasi yang kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa